Nusantara

Restorasi Gambut Butuh US$500 Juta

Kamis, 9 February 2017 09:54 WIB Penulis: MI

Petani mengolah lahan gambut di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat---MI/Aries Munandar

BADAN Restorasi Gambut bakal memfasilitasi pendanaan untuk restorasi dan budi daya lahan gambut di tujuh provinsi. Total dana yang dibutuhkan mencapai US$500 juta yang bersumber dari negara donor.

"Dananya dari hibah dan investasi yang dikucurkan sejumlah perusahaan multinasional. Untuk hibah sebanyak US$125 juta dan US$375 juta dana investasi," papar Kepala Badan Restorasi Gambut, Nazir Foead, di Palembang, Sumatra Selatan, kemarin.

Salah satu negara yang memberi donasi ialah Norwegia, sebesar US$100 juta. Adapun perusahaan yang berinvestasi antara lain Rabobank asal Belanda, BNP Paribas asal Paris, UPS asal AS, dan Adm Capital.

Nazir mengungkapkan, saat ini pemberi bantuan sedang menyiapkan pembentukan lembaga keuangan untuk mengucurkan dana tersebut. Lembaga itu akan bekerja sama dengan lembaga independen dalam penyaluran bantuan ke petani.

Di Banjarnegara, Jawa Tengah, pemkab me-ngucurkan dana Rp243,3 miliar untuk menurunkan angka kemiskinan. "Kami menargetkan ada penurunan angka kemiskinan hingga 3%," ujar Kepala Badan Penelitian, Perencanaan, dan Pengembangan Banjarnegara Mulyanto.(DW)

Komentar