Olahraga

Dua Rekor Nasional Kembali Dipecahkan

Sabtu, 18 March 2017 21:06 WIB Penulis: Nurul Fadillah

MI/ATET DWI PRAMADIA

DUA rekor nasional berhasil dipecahkan skuat renang Indonesia di hari kelima kejuaraan renang internasional bertajuk 48th Singapore National Age Group (SNAG) yang berlangsung di OCBC Aquatic Centre, Singapura, Sabtu (18/3).

Vanessa Evato, 20, menjadi bintang dengan mencetak dua rekornas yakni di nomor 50 meter gaya dada putri, serta bersama tim Indonesia di nomor estafet 4x100 meter gaya ganti putri.

Di nomor estafet 4x100 meter gaya ganti putri, Tim Indonesia yang diperkuat Nurul Fajar untuk gaya punggung, kedua Vanessa Evato (gaya dada), perenang ketiga Adinda Larasati (gaya kupu-kup)u dan Sagita Putri (gaya bebas) mencetak rekor baru dengan membukukan 4 menit 15,69 detik. Rekor lama sebelumnya tercipta di SEA Games 2011 Palembang dengan catatan 4 menit 18,37 detik.

"Hasil yang sangat bagus, bisa memecahkan rekornas. Mereka perenang muda semua dan saya sangat puas dengan kemajuan mereka. Tapi ada beberapa tekhnik yang bisa membuat mereka bisa lebih cepat lagi," jelas pelatih David Armandoni.

Di sesi pagi hari atau babak penyisihan, Vanesaa Evato juga berhasil memecahkan rekor nasional nomor 50 meter gaya dada putri. Vanessa mencatat waktu 32,73 detik atau menajamkan rekor atas namanya sendiri yang dibuat pada PON Jabar 2016 dengan waktu 33,22 detik. Ini merupakan rekornas kedua bagi Vanessa yang pada hari pertama berhasil mencetak rekornas di nomor 100 meter gaya dada putri dengan waktu 10.89 detik

"Saya bersyukur dan senang bisa memecahkan rekornas 50 M gaya dada. Sejak pemanasan dipikiran saya hanya waktu terbaik. Ini semangat saya untuk bisa menembus tim inti di SEA Games 2017," jelas Vanessa.

Sayangnya, di babak Super Final 50 M gaya dada putri malam harinya, Vanessa hanya mampu finis di posisi kedua dengan catatan waktu 32,93 detik. Vanesa kalah dari perenang Thailand Jenj Srisa yang unggul dengan catatan waktu 32,78 detik.

Kendati kalah, pelatih pelatnas David Armandoni tetap menganggap, Vanessa mengalami perkembangan pesat. David pun optimistis Vanessa bisa berenang lebih cepat lagi.

"Kemajuannya bagus sekali. Dua rekornas pecah di 50 dan 100 m. Tekniknya mampu diserap dengan baik, juga bisa berkonsentrasi penuh saat menerima instruksi," jelas pelatih asal Perancis ini.

"Fisiknya akan ditingkatkan lagi supaya lebih bertenaga. Jadi saat start bisa lebih baik lagi. Tapi selama 5 bulan berlatih, Evato sangat bagus karena bisa membuktikan di kompetisi waktunya lebih cepat," tambahnya.

Di sisi lain, Wakil Ketua Umum PB PRSI, Harlin E. Rahardjo mengatakan, saat ini pelatnas renang di Bali sudah memiliki pelatih fisik dari Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas, Van Rikckar.

Pelatih tersebut bertugas memberikan treatment khusus untuk meningkatkan Stamina atlet setahap demi setahap. "Dengan memiliki endurance dan ketahanan yang prima, para perenang bisa memperbaiki catatan waktu lebih baik lagi," terang Harlin.

2 Emas Putra

Hasil lainnya, di Super Final nomor 50 meter gaya kupu-kupu putra, perenang pelatnas Glen Viktor Susanto berhasil meraih medali emas dengan catatan waktu 24,26 detik. Sebelumnya, di babak penyisihan, Glen juga sempat memperbaiki catatan waktu yakni 24,20 detik.

"Saya sudah mengalami kemajuan sejak tahun lalu yang hanya mencatat 24,30 detik. Semoga sebelum sebelum SEA Games saya bisa memecahkan rekornas saya sendiri yakni 24,08 detik yang dibuat di Palembang 2011," jelas Glen usai lomba.

Selain Glen, Ricky Anggawijaya juga berhasil meraih medali emas di nomor 200 meter gaya punggung putra dengan catatan 02 menit 02,99 detik, mendekati waktu terbaiknya yakni 02 menit 02,83 detik. (OL-3)

Komentar