Megapolitan

Hindari Insiden Lift Jatuh, Bangunan Tinggi di Jakarta Diaudit

Senin, 20 March 2017 10:41 WIB Penulis: LB Ciputri Hutabarat

Plt. Gubernur DKI Jakarta Sumarsono -- MI/Panca Syurkani

MENYUSUL jatuhnya lift di bangunan Blok M, Jakarta Selatan, pekan lalu, Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono mengisntruksikan agar bangunan tinggi di Jakarta diaudit.

"Dalam rapim hari ini kita bahas audit baik audit manajemen maupun teknis, menyangkut pemeliharaan, konstruksi dan kemungkinan-kemungkinan kesalahan teknis lainnya," kata Sumarsono di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (20/3).

Sumarsono menyebut audit itu bakal dilakukan kepada bangunan swasta atau pun bangunan milik pemerintah. "Kita juga cek perusahaan yang selama ini melakukan audit, apakah audit dilakukan perusahaan abal-bal atau tidak. Makanya kita akan cek keseluruhan, termasuk lift-lift PD Pasar Jaya misalnya," jelas dia.

Terkait dengan insiden lift jatuh, Sumarsono memastikan korban telah ditangani dengan baik. Sejauh ini masih ada delapan korban yang mendapatkan perawaan intesif di RSPP, Jakarta Selatan. Sumarsono menegaskan para korban tidak dipungut biaya.

"Semua menjadi tanggung jawab Blok M Square. Pemprov DKI ikut ambil bagian memastikan korban dirawat baik dan tak perlu membayar. Itu semua sudah oke," jelas Sumarsono.

Sumarsono juga mengingatkan perusahaan untuk tetap mengawasi pengunjung yang menggunakan lift. Perusahaan mesti memberikan pengamanan kepada masing-masing lift bangunan.

"Penyelidikan sedang dilakukan oleh kepolisian. Hari ini dilakukan audit, mungkin penyelidikanlah bahasanya," tegas dia. (MTVN/X-12)

Komentar