Internasional

Polisi Thailand Selidiki Rencana Pembunuhan PM

Senin, 20 March 2017 19:36 WIB Penulis: AP/Indah Hoesin

AFP/LILLIAN SUWANRUMPHA

APARAT Kepolisian Thailand terus menggencarkan pencarian senjata-senjata yang diduga menjadi bagian rencana untuk pembunuhan PM Thailand Prayuth Chan-ocha dan Menteri Pertahanan Prawit Wongsuwan.

Juru bicara kepolisian Krisana Pattanacharoen mengatakan petugas hampir selesai melakukan pencarian lebih dari 2.000 kontainer pengiriman pada Senin (20/3) sore waktu setempat.

Sebelumnya polisi menemukan lebih dari selusin senjata, sekitar 6 ribu peluru, pisau, narkoba, granat dan barang selundupan lainnya selama akhir pekan ini. Barang tersebut diduga merupakan milik pemimpin anti-kemapanan Wuthipong Kochathamakun, yang akan digunakan untuk membunuh para pemimpin pemerintah militer.

Pada pemeriksaan Sabtu (18/3), polisi menemukan spanduk kain merah dengan tulisan Wuthipong di atasnya. Wuthipong atau yang lebih dikenal sebagai 'Ko Tee' tegas membantah tuduhan tersebut dan menyebut semua itu merupakan jebakan yang diatur otoritas Thailand.

"Melihat kejadian ini, Saya dapat memberitahu Anda bahwa itu adalah jebakan yang tidak tersembunyi dengan baik," ujarnya melalui sebuah wawancara di saluran Youtube 'Jom Voice'.

Menurut pria yang tengah mencari suaka politik di Laos ini, rekan-rekannya juga telah ratusan kali diperiksa polisi. Sehingga mustahil untuk menimbun sejumlah besar senjata seperti itu.

Sebanyak sembilan orang juga ditahan selama akhir pekan. Wuthipong mengatakan hanya mengenal satu dari mereka, sementara polisi menyebut kesembilan orang tersebut terhubung padanya. "Tidak benar-benar berarti apakah mereka mengakui atau tidak, karena ada bukti fisik dalam sejata api yang dimaksudkan untuk terorisme," ujar Wakil Kepala Polisi Nasional Srivara Ransibrahmanakul. (OL-4)

Komentar