Megapolitan

Lift Jatuh, Gedung Tinggi akan Diaudit

Selasa, 21 March 2017 08:00 WIB Penulis:

MI/ARYA MANGGALA

PELAKSANA Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono memberikan instruksi agar pusat perbelanjaan yang berupa bangunan tinggi di Jakarta diaudit. Hal itu perlu dilakukan setelah jatuhnya lift di bangunan Blok M Square, Jakarta Selatan, pekan lalu.

“Kami bahas ini di rapat pimpinan untuk selanjutnya lakukan audit manajemen dan teknis yang menyangkut pemeliharaan, konstruksi bangunan. Kemungkinan ada kesalahan teknis lainnya,” kata Sumarsono di Balai Kota, Jakarta Pusat, kemarin.

Hal itu merupakan upaya lanjutan di samping terus mendorong kepolisian untuk menyelidiki penyebab kasus jatuhnya lift tersebut. Tidak hanya dilakukan terhadap bangunan tinggi milik swasta seperti mal dan plaza, audit tersebut dipastikan akan dilakukan terhadap bangunan pemerintah yang dikelola PT Pasar Jaya.

“Hari ini (kemarin) dilakukan audit oleh polisi, penyelidikanlah bahasanya. Namun, kemungkinan beberapa mal ada operator di situ sudah bagus. Kalau sudah penuh ya kunci saja,” tegas dia.

Pemprov pun akan memeriksa perusahaan yang selama ini sudah melakukan audit bulanan di sejumlah bangunan tersebut karena ada dugaan proses audit dilakukan dengan tidak optimal. “Benar atau tidak dia lakukan audit, abal-abal atau tidak, kita akan periksa semua” ujar dia.

Dia menegaskan, Pemprov DKI tidak akan segan memberikan sanksi kepada pengelola gedung yang bermain-main dengan keselamatan masyarakat.

“Yang terkait dengan DKI pasti akan kami audit baik secara teknis dan manajemen. Kami akan bertindak tegas jika ada pelanggaran,” cetusnya.

Sumarsono juga meminta pengelola gedung untuk mengawasi penggunaan fasilitas lift agar tidak kelebihan kapasitas yang berujung pada kecelakaan. “Harus ada pengawasan penggunaan lift. Jika liftnya sudah penuh, kunci” imbuhnya.

Sementara itu, korban jatuhnya lift di Blok M Square dipastikan telah ditangani dengan baik. Sumarsono mengatakan delapan korban masih mendapatkan perawatan intensif di RSPP, Jakarta Selatan.

“Semua tanggung jawab Blok M Square. Pemprov DKI ikut ambil bagian memastikan korban dirawat baik dan mereka tak perlu membayar,” tandasnya. (SRU/MTVN/J-4)

Komentar