Advertisiment
Kali Suci Berpotensi Jadi Objek Wisata
Selasa, 10 Maret 2009 09:43 WIB      0 Komentar     0   0

CETAK

KIRIM

FACEBOOK

YOGYAKARTA--MI: Kawasan karst Kali Suci di Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memiliki potensi menjadi objek wisata minat khusus yang layak jual baik kepada wisatawan nusantara (wisnus) maupun wisatawan mancanegara (wisman).

Ketua Forum Silaturahmi Insan Pariwisata (Fosipa) Indonesia H.Sarbini di Yogyakarta, Selasa, mengatakan wilayah Kabupaten Gunungkidul memiliki potensi alam yang luar biasa, baik kawasan pantai selatan maupun pegunungan karst yang bernilai jual tinggi jika dikembangkan dengan baik dan profesional.

Kawasan pegunungan kapur (karst) terutama di bagian selatan Gunungkidul menyimpan keunikan, misalnya Kali suci di Kecamatan Semanu, yang bisa menjadi objek wisata minat khusus andalan di kabupaten ini.

"Keunggulan kawasan ini sebagai objek wisata antara lain sungai bawah tanah dan goa alam yang cukup indah. Namun untuk menjadikan objek wisata andalan memang perlu upaya pengembangan serius oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, termasuk pelestarian lingkungan agar kawasan itu tetap terjaga keasliannya," katanya.

Kabid Pengembangan dan Produk Wisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Gunungkidul Birowo Adie mengatakan pihaknya sedang mengembangkan objek wisata Kali Suci menjadi objek wisata minat khusus karena kawasan yang berada di pegunungan karst ini memiliki keunikan.

Wisatawan yang berkujung di kawasan Kali Suci bisa menikmati aliran lima sungai bawah tanah dengan melakukan penjelajahan menggunakan perahu karet, dan kini kawasan itu sudah mulai dikunjungi banyak wisnus maupun wisman.

"Wisatawan yang mengunjungi kawasan Kali Suci bisa menikmati keindahan lima aliran sungai bawah tanah melalui Goa Suci, Glatikan, Gelung, Buri Omah dan Brubug. Aliran sungai di lima gua sepanjang satu kilometer ini bisa ditempuh menggunakan perahu," katanya.

Menurut dia, potensi wisata ini cukup baik dan masyarakat sekitar juga sudah ikut berperan, antara lain dengan menyediakan lokasi parkir sehingga diharapkan objek wisata ini semakin dikenal dan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat setempat.

Pengembangan objek wisata ini tetap memperhatikan keaslian lingkungan. Artinya pembangunan dilakukan tanpa merusak lingkungan yang masih alami tersebut, katanya. (Ant/OL-01)

Bookmark and Share  

KOMENTAR
Nama :
E-mail :
Judul Komentar :
Komentar :
   
Lihat Komentar
Klik pada tombol + untuk melihat komentar pada article ini !

MORE NEWS
Jumat, 03 September 2010 00:32 WIB
Kamis, 02 September 2010 22:31 WIB
Kamis, 02 September 2010 21:05 WIB
Kamis, 02 September 2010 14:33 WIB
Kamis, 02 September 2010 12:31 WIB
Kamis, 02 September 2010 10:53 WIB
Kamis, 02 September 2010 10:05 WIB
Rabu, 01 September 2010 22:23 WIB
Rabu, 01 September 2010 19:32 WIB
Rabu, 01 September 2010 18:48 WIB
Rabu, 01 September 2010 17:15 WIB
Rabu, 01 September 2010 16:13 WIB


   Index Berita