Sent from my BlackBerry® powered by
|
16-03-2009 23:45:21 WIB
|
| Tanggapan non-pengusaha
Jangankan para investor dan pengusaha, sy saja sbg mahasiswa juga kaget dengan kegamblangan pemerintah yang menyatakan kebangkrutannya. mudah2 an pemerintah yang terpilih nanti dapat mengatasi hempasan krisis global ini |
|
16-03-2009 13:36:51 WIB
|
| Bersembunyi di Balik Lalang Sehelai (7)
Kalau perusahaan bangkrut, direksinya bisa dipecat oleh dewan komisaris. Kalau Negara yang bangkrut? Masih banyak tayangan iklan politik di televisi yang bercerita tentang rentetan keberhasilan pemerintah. Sekarang dikatakan pemerintah bangkrut. Mana yang benar? Atau, apa memang sudah tidak ada lagi kebenaran di negeri ini? Karena semua berpagut dusta, karena janji tinggal janji, karena ?? Wallahu a?lam? |
|
16-03-2009 13:33:16 WIB
|
| Bersembunyi di Balik Lalang Sehelai (6)
Semua orang tahu dan bisa melihat kenyataan ini. Insentif pajak? Siapa yang mendapatkannya? Gaji PNS yang setiap tahun naik sedangkan pelayanan publik tidak pernah naik jadi lebih baik. Gaji naik harga-harga pun naik. Padahal, sebagian besar rakyat negeri ini bukan PNS. Tapi mereka harus menerima akibat dari kenaikan harga dikarenakan gaji PNS naik. Padahal, gaji PNS berasal dari wang rakyat yang sebagian besarnya bukan PNS. Adilkah kondisi semacam ini? |
|
16-03-2009 13:25:10 WIB
|
| Bersembunyi di Balik Lalang Sehelai (5)
. Di legislatif? Inilah sumber pemborosan utama dan induk kebangkrutan negeri ini. Berapa banyak wang Negara yang sudah dihabiskan DPR dan seimbangkah kinerjanya dengan pembiayaan? Buatlah sebuah daftar tentang pemborosan belanja negeri ini dan kita akan temui betapa panjang daftar tersebut jadinya. Apalagi menjelang pemilu. Berapa besar biaya Negara yang dikeluarkan untuk pejabat yang berkunjung ke daerah dengan fasilitas Negara dan ketika sampai di daerah mengurusi partainya. |
|
16-03-2009 13:23:41 WIB
|
| Bersembunyi di Balik Lalang Sehelai (4)
Jabatan yang tumpang tindih adalah masalah lain. Lihat saja, ada Mensesneg dan ada Sekretaris Kabinet yang setingkat menteri. Tak tahu di mana beda tugas keduanya. Padahal yang mengurusi Negara adalah kabinet. Ada Menakertrans, lalu masih ada BNP2TKI. Dua-duanya mengurusi naker. Belum lagi terhitung komisi dan berbagai komite. Itu baru di jajaran eksekutif. |
|
16-03-2009 13:13:11 WIB
|
| Bersembunyi di Balik Lalang Sehelai (3)
Kemudian , langkah tersebut dijadikan komoditas politik untuk menunjukkan ?kehebatan? pemerintah. Katanya, pertama dalam sejarah harga BBM turun 3X. Sedap betul caranya. Naik melompat sekali gus, turun menapak tangga 3X, lalu gembar gembor tentang ?jasa?. Pemerintah bangkrut, tapi tak banyak terlihat upaya-upaya penghematan yang dilakukan pemerintah. Biaya perjalanan dinas pejabat pemerintah dan petinggi Negara juga salah satu sumber pemborosan. Gaji dan fasilitas tak usah disoal. |
|
16-03-2009 13:12:19 WIB
|
| Mengeluh nih yee......
1.sakit perut saat kunjungan kedaerh,mengeluh krn ada berita tv yg memberitakan tdk seimbang 2. Atasi krisis global mengeluh krn pemerintah bangkrut Aku tggu mengeluh berikutnya pak SBY.... |
|
16-03-2009 13:05:08 WIB
|
| Bersembunyi di Balik Lalang Sehelai (2)
Bila kelak kita menuntut janjinya, pemerintah bisa saja bilang tak pernah berjanji. Sewaktu harga BBM dinaikkan untuk ketiga kalinya (premium dari Rp4.500 ke Rp6.000), masih segar dalam ingatan kita betapa pemerintah bersikeras menyatakan tidak pernah berjanji untuk tidak menaikkan harga BBM. Sudahlah janji tidak dipenuhi, malahan mengelak mengakui pernah berjanji. Lalu sewaktu Harga BBM dikembalikan ke level Rp4.500 seperti sekarang ini, pemerintah perlu waktu 3X untuk melakukannya. |
|
16-03-2009 12:59:24 WIB
|
| Bersembunyi di Balik Lalang Sehelai (1)
Pemerintah bangkrut? Kejutan bila benar. Kenyataannya, aparat pemerintah semakin makmur saja. Tak salah bila ada yang mengatakan kalau ucapan ini hanya upaya pemerintah untuk berkelit. Dan ini bukan hanya penafsiran tanpa dasar. Yang terlihat, hal ini cuma semacam kompensasi untuk menutup-nutupi ketidakmampuan atau semacam pernyataan tidak langsung tentang kegagalan. Yang pasti, pemerintah sekarang ini terlalu mudah berjanji dan meniupkan angin surga. Bisa terpenuhi atau tidak, itu urusan nanti. |
|
Selasa, 09 Februari 2010 00:01 WIB
|
|
Senin, 08 Februari 2010 00:01 WIB
|
|
Sabtu, 06 Februari 2010 00:01 WIB
|
|
Jumat, 05 Februari 2010 00:00 WIB
|
|
Kamis, 04 Februari 2010 00:01 WIB
|
|
Rabu, 03 Februari 2010 00:01 WIB
|
|
Selasa, 02 Februari 2010 00:00 WIB
|
|
Senin, 01 Februari 2010 00:00 WIB
|
|
Sabtu, 30 Januari 2010 00:00 WIB
|
|
Jumat, 29 Januari 2010 00:00 WIB
|
|
Kamis, 28 Januari 2010 00:00 WIB
|
|
Rabu, 27 Januari 2010 00:00 WIB
|
Index Berita |