Advertisiment
Seni Tato Jadi Gaya Hidup
Senin, 11 Mei 2009 10:39 WIB      1 Komentar     2   0

CETAK

KIRIM

FACEBOOK

Seni Tato Jadi Gaya Hidup

MI/SUMARYANTO

SEMARANG--MI: Seni tato tubuh yang dianggap tabu oleh sebagian orang kini sudah bisa diterima oleh masyarakat dan menjadi salah satu gaya hidup yang berkembang didalam masyarakat.

"Dalam perkembangannya, seni tato tubuh saat ini telah menjadi gaya hidup yang sudah bisa diterima masyarakat khususnya di Kota Semarang," kata salah seorang seniman tato, Freddy Mock, pada Diskusi dan Pameran Foto Seni Tato di Ours Cafe Semarang, Minggu (10/5) malam. Diakui oleh Freddy, untuk mengubah paradigma masyarakat tentang seni tato sangat berat. Namun, para seniman tato tidak mau menyerah begitu saja. Usaha-usaha yang telah dilakukan antara lain melakukan diskusi tentang seni tato di berbagai kalangan dan menggelar pameran foto seni tato.

Ia menjelaskan, awal ketertarikan dirinya dengan seni tato dimulai pada saat dirinya yang berasal dari Semarang sekolah seni rupa di Jakarta sekitar tahun 1974 dan melihat seniman tato kala itu bisa dijadikan sebagai suatu pekerjaan. "Akhirnya saya kembali ke Semarang dan mulai membuka usaha sebagai seniman tato. Pada waktu itu kondisi masyarakat Kota Semarang telah menerima tato sebagai gaya hidup tapi jumlahnya masih sangat sedikit," katanya.

Pada 1980-an perkembangan seni tato mengalami penurunan jumlah karena terkait dengan adanya "penembak misterius (petrus)" yang dilakukan pihak kepolisian untuk menekan angka kejahatan saat itu. "Pada saat itu, banyak seniman tato yang beralih profesi namun beberapa tahun kemudian kembali menjadi seniman tato," katanya. Menurut dia, dibandingkan dengan kota-kota besar lainnya seperti Yogyakarta, saat ini perkembangan seni tato di Kota Semarang cukup baik.

"Secara umum perkembangan seni tato di Kota Semarang cukup baik tapi masih kurang jika dibandingkan dengan kota besar lainnya di Pulau Jawa," ujar Freddy. Selain diadakan diskusi tentang seni tato, pada acara tersebut juga diadakan pameran foto seni tato yang digelar oleh dua mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Semarang yaitu, Tommas Titus Kurniawan mahasiswa Fakultas Hukum dan Gatot Caesario Tolando mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Pemerintahan (Fisip) jurusan Komunikasi.

Dalam karya fotonya, Tommas lebih cenderung memotret pribadi seseorang yang menato tubuhnya. Sedangkan Gatot menyampaikan suatu kehidupan sehari-hari secara apa adanya tentang seni tato sebagai suatu budaya. Menurut rencana, pameran Foto Seni Tato kali ini akan digelar selama satu minggu dimulai Minggu (10/5) dan merupakan salah satu usaha untuk mengubah paradigma negatif tentang seni tato dimata masyarakat. (Ant/OL-04)

Bookmark and Share  

KOMENTAR
Nama :
E-mail :
Judul Komentar :
Komentar :
   
Lihat Komentar
Klik pada tombol + untuk melihat komentar pada article ini !

02-09-2010 12:59:27 WIB
Oleh: V
KeRen bgt

Sumpah kRen bgt d'mNa toeh bkin'a bgi bagi donk




MORE NEWS
Senin, 30 Agustus 2010 23:58 WIB
Senin, 30 Agustus 2010 13:11 WIB
Minggu, 29 Agustus 2010 07:50 WIB
Sabtu, 28 Agustus 2010 16:40 WIB
Senin, 23 Agustus 2010 09:50 WIB
Senin, 23 Agustus 2010 06:24 WIB
Jumat, 20 Agustus 2010 17:09 WIB
Kamis, 19 Agustus 2010 12:16 WIB
Jumat, 13 Agustus 2010 01:25 WIB
Kamis, 12 Agustus 2010 20:53 WIB
Kamis, 12 Agustus 2010 18:10 WIB
Rabu, 11 Agustus 2010 15:47 WIB


   Index Berita