Advertisiment
Pelabuhan Internasional Bekasi Segera Direalisasikan
Jumat, 03 Juli 2009 18:25 WIB      0 Komentar     0   0
Penulis : Golda Eksa

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

BEKASI-MI: Realiasi pelabuhan Internasional di Kabupaten Bekasi tinggal menunggu waktu. Sedikitnya 500 hektare lahan telah dibebaskan.

Pelabuhan internasional tersebut berada di Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi atau tepatnya di tiga desa, Segara Jaya, Buni Bakti dan Samudera Jaya.

Kepada Media Indonesia

, Jumat (3/7), Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi, MP Jamary Tarigan mengatakan Pelabuhan Internasional Terminal Bekasi ini merupakan bagian dari konsep teluk Jakarta yang berada di bawah naungan Badan Otorita Teluk Jakarta (BOTJ).

Selain pelabuhan Bekasi, BOTJ juga membawahi Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta Utara dan Pelabuhan Teluk Naga di Tangerang.

"Nantinya kapal-kapal besar akan berlabuh di Terminal Bekasi," katanya.

Proyek pelabuhan yang diwacanakan sejak 1993 ini pada 2009 telah menemui titik terang di mana seluruh lahan pelabuhan telah steril dari hunian warga dan wilayah tambak ikan/udang sementara akses jalan juga dalam tahap pembebasan.

Bersama PT Mega Agung Nusantara (MAN), pemerintah setempat bahu-membahu menyelesaikan syarat dan perizinan pendirian pelabuhan. Dengan anggaran sebesar Rp6 triliun, seluruh lahan telah dibeli. "Anggaran sebesar itu murni milik pihak ketiga yakni PT MAN," jelasnya.

Dari lahan seluas 500 hektar, lanjutnya, sebanyak 50 hektar oleh developer diserahkan kepada Pemkab Bekasi untuk diolah menjadi gudang atau penampungan barang singgah dan lain sebagainya.

Pelabuhan Bekasi memiliki kedalaman hingga 21 meter sehingga layak untuk menjadi sandaran kapal-kapal besar sebab Pelabuhan Tanjung Priok tidak bisa digunakan karena tingkat kedalamannya hanya 14 hingga 18 meter.

Realiasi pelabuhan telah mendapat izin dari Menteri Perhubungan sehingga tinggal menunggu waktu pelaksanaan.

Jamary menambahkan untuk memuluskan jalur transportasi menuju pelabuhan, Pemkab Bekasi kini berupaya membebaskan lahan yang diberi nama Jalur Lintas Utara.

Jalur Lintas Utara meliputi Jalan Marunda di Jakarta Utara-Tarumajaya-Sungai Cikarang Bekasi Laut (CBL)-Sukatani-Cabangbungin-Karawang sepanjang 29 kilometer. "Tahap awal pemerintah sudah membebaskan lima kilometer jalan," jelasnya.

Lebar badan jalan menuju pelabuhan yakni 34 meter yang masing-masing memiliki tiga lajur dari dua jalur akses tersebut. (GG/Ol-7)

Sent from my BlackBerry® powered by

Bookmark and Share  

KOMENTAR
Nama :
E-mail :
Judul Komentar :
Komentar :
   
Lihat Komentar
Klik pada tombol + untuk melihat komentar pada article ini !

MORE NEWS
Jumat, 12 Maret 2010 10:38 WIB
Jumat, 12 Maret 2010 10:34 WIB
Jumat, 12 Maret 2010 10:10 WIB
Jumat, 12 Maret 2010 09:58 WIB
Kamis, 11 Maret 2010 22:52 WIB
Kamis, 11 Maret 2010 20:49 WIB
Kamis, 11 Maret 2010 18:55 WIB
Kamis, 11 Maret 2010 11:22 WIB
Kamis, 11 Maret 2010 11:02 WIB
Kamis, 11 Maret 2010 10:30 WIB
Kamis, 11 Maret 2010 10:26 WIB
Kamis, 11 Maret 2010 10:13 WIB


   Index Berita