Advertisiment
Ratusan Unggas Positif Terjangkit Flu Burung
Kamis, 09 Juli 2009 19:27 WIB      0 Komentar     0   0

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

LAMPUNG SELATAN--MI: Ratusan unggas milik warga Desa Tetaan, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, ditemukan mati mendadak karena terserang virus flu burung.

Menurut Kepala Bagian Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan Kesmavet) Dinas Peternakan Lamsel, Agung Kusmartuti, di Kalianda, Kamis (9/7), pihaknya telah menerjunkan tim pemantau flu burung untuk melakukan pengecekan ke lokasi.

"Berdasarkan hasil rapid test, unggas tersebut positif terkena virus flu burung," kata dia.

Agung mengatakan, pihaknya telah melakukan penyemprotan disinfektan ke sejumlah kandang ternak unggas untuk mengantisipasi penyebarannya.

Penyemprotan itu akan dilakukan hingga Jumat (10/7), tambahnya.

Jumlah unggas warga yang mati tersebut dalam tiga hari terakhir telah mencapai lebih 500 ekor yang terdiri dari ayam dan itik.

Menurut pemilik unggas setempat, Waskur, sebanyak 50 ekor ungasnya mati mendadak dalam tiga hari terakhir.

"Kemarin ayam saya terlihat sehat-sehat saja, namun dalam beberapa malam saja sudah lebih dari 50 mati mendadak," kata dia.

Hal senada juga diungkapkan peternak bebek di desa setempat, Hafizun.

Dia mengatakan, bebek peliharaannya dalam seminggu ini telah mati sebanyak 40 ekor dan ayam sebanyak lima ekor.

Pemilik unggas lainnya, Zahidin, juga mengatakan bahwa dalam dua malam unggasnya telah mati mendadak sebanyak 17 ekor.

Berdasarkan pemantauan di lokasi, unggas warga yang mati mendadak di RT 04 Desa Tetaan, telah mencapai 500 ekor lebih.

Kepala Desa Tetaan, Almualimin, mengatakan bahwa Dinas Peternakan sebenarnya telah melakukan upaya penyemprotan disinfektan tiga bulan lalu, namun masih juga terkena penyakit flu burung.

Ia mengatakan, saat ini warga tidak mempunyai persediaan disinfektan lagi, karena persediaan yang diberikan oleh Dinas Peternakan pada waktu lalu telah habis.

Dia juga mengharapkan kepada warganya untuk tidak menyembelih unggas yang telah terserang penyakit tersebut, untuk menghindari penyakit sangat mematikan itu menjangkiti warga. (Ant/OL-01)

Sent from my BlackBerry® powered by

Bookmark and Share  

KOMENTAR
Nama :
E-mail :
Judul Komentar :
Komentar :
   
Lihat Komentar
Klik pada tombol + untuk melihat komentar pada article ini !

MORE NEWS
Selasa, 09 Februari 2010 20:11 WIB
Selasa, 09 Februari 2010 19:17 WIB
Selasa, 09 Februari 2010 18:03 WIB
Selasa, 09 Februari 2010 16:00 WIB
Selasa, 09 Februari 2010 15:53 WIB
Selasa, 09 Februari 2010 14:35 WIB
Selasa, 09 Februari 2010 14:18 WIB
Selasa, 09 Februari 2010 14:03 WIB
Selasa, 09 Februari 2010 13:58 WIB
Selasa, 09 Februari 2010 12:01 WIB
Selasa, 09 Februari 2010 11:41 WIB
Selasa, 09 Februari 2010 10:52 WIB


   Index Berita