Advertisiment
Kasus Pertama di Indonesia, Pasien Flu Babi Meninggal
Minggu, 26 Juli 2009 02:57 WIB      0 Komentar     0   0

CETAK

KIRIM

FACEBOOK

Kasus Pertama di Indonesia Pasien Flu Babi Meninggal

anak warga Singapura dirawat di Riau--ANTARA



JAKARTA-MI: Seorang anak perempuan berusia enam tahun yang sakit dan menurut pemeriksaan laboratorium positif terinfeksi virus influenza A (H1N1) meninggal dunia.

Menurut Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Departemen Kesehatan Tjandra Yoga Aditama di Jakarta, Sabtu (25/7), pasien yang sejak beberapa tahun lalu mengalami gangguan kesehatan dan menurut hasil pemeriksaan juga menderita pneumonia berat itu meninggal pada 22 Juli lalu.

Anak perempuan itu masuk ke rumah sakit pada 19 Juli dengan keluhan demam, batuk, sesak nafas dan badan lemas namun kondisinya kemudian memburuk dan akhirnya meninggal dunia. Dia merupakan kasus meninggal pertama di Indonesia pasien flu babi. Sebelumnya, ada WNI yang meninggal akibat flu babi tetapi di Malaysia.

Tentang kematian pertama akibat flu A (H1N1) atau biasa disebut flu babi tersebut Tjandra mengatakan, "Sampai sekarang dampak penyakit ini memang ringan, tapi fakta menunjukkan bahwa penyakit ini mengakibatkan kematian meski persentasenya kecil, 0,4 persen, jadi harus tetap diwaspadai."

Dia menjelaskan, influenza A H1N1 ditularkan melalui kontak langsung dari manusia ke manusia lewat batuk, bersin atau benda-benda yang pernah bersentuhan dengan penderita, karena itu penyebarannya sangat cepat.

Masyarakat, kata dia, mesti mewaspadai pandemi influenza A (H1N1) dan berusaha menghindarinya dengan berperilaku hidup bersih dan sehat seperti mencuci tangan dengan sabun atau antiseptik, dan melaksanakan etika batuk dan bersin yang benar--menutup hidung dan mulut dengan sapu tangan/tisu saat bersin atau batuk.

Dia juga meminta anggota masyarakat yang mengalami gejala influenza segera minum obat penurun panas, menggunakan masker dan tidak meninggalkan rumah.

"Apabila dalam dua hari flu tidak juga membaik segera ke dokter," katanya.

Pemerintah, kata dia, melakukan berbagai upaya untuk mengendalikan penyebaran penyakit itu yakni dengan memperkuat pemantauan kasus melalui Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), menyiapkan rumah sakit rujukan, menyediakan stok obat antivirus, mengintensifkan pelacakan kontak, memperkuat pemantauan/pengawasan penyakit serupa influenza dan mengampanyekan pencegahan influenza

Jumlah kasus influenza A (H1N1) di Indonesia masih terus bertambah dari waktu ke waktu. Kasus pertama dilaporkan tanggal 24 Juni (2 kasus) kemudian bertambah secara berturut-turut pada 29 Juni (6 kasus), 4 Juli (12 kasus), 7 Juli (8 kasus), 9 Juli (24 kasus), 12 Juli (12 kasus), 13 Juli (22 kasus), 14 Juli (26 kasus), 15 Juli (30 orang), tanggal 16 Juli (15 kasus), 20 Juli (15
kasus), tanggal 22 Juli (67 kasus) dan 23 Juli 2009 (83 Kasus) dan 24 Juli 21 kasus.

Jumlah orang yang dinyatakan positif terserang influenza A (H1N1) hingga 25 Juli 2009 secara kumulatifnya sebanyak 343 orang dan satu di antaranya meninggal dunia.

Di seluruh dunia, jumlah orang yang terserang flu A (H1N1) juga terus bertambah dari waktu ke waktu, bahkan termasuk di negara-negara yang sudah sejak lama terdampak pandemi flu.

Menurut data terakhir yang dipublikasikan Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) pada laman resminya, penyakit flu baru itu telah menginfeksi hampir 10 ribu orang di seluruh dunia dan mengakibatkan sekitar 0,4 persen diantaranya meninggal dunia. (Ant/OL-7)

Bookmark and Share  

KOMENTAR
Nama :
E-mail :
Judul Komentar :
Komentar :
   
Lihat Komentar
Klik pada tombol + untuk melihat komentar pada article ini !

MORE NEWS
Kamis, 02 September 2010 17:43 WIB
Sabtu, 28 Agustus 2010 14:25 WIB
Sabtu, 28 Agustus 2010 09:49 WIB
Jumat, 27 Agustus 2010 13:22 WIB
Kamis, 26 Agustus 2010 14:01 WIB
Kamis, 26 Agustus 2010 13:28 WIB
Kamis, 26 Agustus 2010 12:52 WIB
Senin, 23 Agustus 2010 10:27 WIB
Minggu, 22 Agustus 2010 16:34 WIB
Sabtu, 21 Agustus 2010 17:39 WIB
Kamis, 19 Agustus 2010 17:31 WIB
Selasa, 17 Agustus 2010 15:24 WIB


   Index Berita