Advertisiment
Jasad di Temanggung Ternyata bukan Noordin M Top, tapi Mirip Ibrohim
Senin, 10 Agustus 2009 06:27 WIB      0 Komentar     0   1
Penulis : Shanty Sibarani

CETAK

KIRIM

FACEBOOK

 Jasad di Temanggung Ternyata bukan Noordin M Top tapi Mirip Ibrohim

AFP

JAKARTA-MI: Jasad yang tewas diberondong tembakan saat pengepungan rumah di Temanggung, Jawa Tengah, ternyata bukan Noordin M Top. Hasil pemeriksaan DNA dan pencocokan DNA dengan anak Noordin M Top ternyata tidak sama.

Demikian informasi yang diperoleh Media Indonesia dari RS Polri dan dua orang polisi di Mabes Polri. "Hasil pemeriksaan DNA ternyata bukan Noordin M Top," ujar polisi yang enggan disebut namanya itu, Minggu (9/8).

Diduga, Noordin M Top kabur saat tengah malam, saat polisi mengepung rumah Muhzahri yang diduga sebagai tempat Noordin bersembunyi. Karena posisi rumah yang strategis dan suasana sangat gelap, Noordin kemungkinan merayap di tanah. Dia merayap hingga keluar dari kepungan polisi, dan membaur dengan masyarakat yang menonton, kemudian kabur.

Dugaan Noordin M Top berada di rumah itu sebelumnya juga dikuatkan oleh keterangan Aris dan Hendra yang ditangkap polisi satu jam sebelum pengepungan. Aris dan Hendra merupakan orang kepercayaan Noordin M Top, yang biasa menjadi ajudan atau pengawal Noordin.

Selain itu, Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri, Sabtu (8/8) sore, dalam jumpa pers mengatakan, "Polisi menduga ada dua orang di dalam rumah itu. Namun, setelah penyergapan usai, ternyata hanya satu orang saja."

Dikatakan Bambang, polisi memang sangat berhati-hati dalam penyergapan di Temanggung karena belajar dari kasus penyergapan Dr Azhari, di mana Azhari melilitkan bom di tubuhnya. Sehingga, polisi pun berhati-hati saat menyergap Noordin M Top, yang diduga memegang bom atau memakai jaket rompi bomnya itu.

Dari hasil pemeriksaan luar jasad yang tewas di Temanggung itu, diduga jasad itu adalah Ibrahim alias Boim, florist di Hotel JW Marriott Jakarta yang diduga terlibat dalam ledakan bom di hotel itu, 17 Juli lalu. Wajah yang sudah membengkak itu dilihat sangat mirip dengan Boim.

RS Polri pun sudah mengambil sampel DNA keluarga Boim. Juga, mengambil DNA keluarga teroris lainnya.

"Yang jelas, kita ambil sampel DNA keluarga Boim, karena dari wajah teroris ada kemiripan dengan Boim. Selain itu, untuk mempercepat waktu, kita juga mengambil DNA keluarga teroris lainnya," ujar seorang polisi yang enggan disebut namanya.

Kadiv Humas Polri Irjen Nanan Soekarna yang dikonfirmasi soal pemeriksaan DNA jasad yang diduga Noordin M Top, menyatakan bahwa pemeriksaan DNA belum selesai. Soal ada informasi soal jasad itu bukan Noordin M Top, Nanan juga enggan mengomentari.

"Pemeriksaan belum selesai. Jadi, kita belum bisa sebut siapa identitas jasad itu," ujar Nanan. (San/OL-7)

Bookmark and Share  

KOMENTAR
Nama :
E-mail :
Judul Komentar :
Komentar :
   
Lihat Komentar
Klik pada tombol + untuk melihat komentar pada article ini !

MORE NEWS
Kamis, 02 September 2010 20:47 WIB
Kamis, 02 September 2010 18:21 WIB
Kamis, 02 September 2010 17:57 WIB
Kamis, 02 September 2010 16:49 WIB
Kamis, 02 September 2010 16:06 WIB
Kamis, 02 September 2010 15:55 WIB
Rabu, 01 September 2010 16:00 WIB
Rabu, 01 September 2010 07:05 WIB
Rabu, 01 September 2010 05:10 WIB
Senin, 30 Agustus 2010 15:28 WIB
Senin, 30 Agustus 2010 12:03 WIB
Kamis, 26 Agustus 2010 21:35 WIB


   Index Berita