Advertisiment
Kabinet 2009-2014
Menkes Bantah Terlalu Pro Amerika Serikat
Kamis, 22 Oktober 2009 00:45 WIB      0 Komentar     0   0
Penulis : Guntoro Soewarno

CETAK

KIRIM

FACEBOOK

Menkes Bantah Terlalu Pro Amerika Serikat

Endang Rahayu Sedyaningsih/ANTARA

JAKARTA--MI: Munculnya nama Endang Rahayu Sedyaningsih di jajaran Kabinet Indonesia Bersatu II, Rabu (21/10), memunculkan tudingan dia terlalu pro Amerika Serikat. Tetapi hal itu dibantah oleh mantan staf peneliti Namru 2 itu.

Endang mengakui bahwa semasa Menkes Siti Fadhilah Supari, dia sempat diskors karena dianggap berpihak kepada AS dalam soal virus flu burung.  "Bagi saya ini persoalan yang tidak penting-penting amat. Dan ini wajar kalau atasa tidak senang kemudian menskors bawahannya," kata Endang dalam wawancara dengan Media Indonesia, Rabu (21/10) malam.

Ia menampik bahwa sikapnya selama ini terlalu pro Amerika Serikat. Tudingan itu karena dia merupakan orang yang memiliki akses untuk masuk ke Namru 2, lembaga riset penyakit tropis yang masuk dalam bagian Angkatan Laut AS dan telah berada di Indonesia sejak tahun 70-an. Lembaga itu kemudian menjadi polemik, seiring dengan penolakan Indonesia mengirimkan contoh virus flu burung.

Lepas dari itu semua, Endang--doktor ilmu kesehatan masyarakat lulusan Harvard AS--mengaku akan melanjutkan program menteri lama seperti gizi buruk, soal rumah sakit internasional, serta menekan angka kematian ibu. (Gun/OL-03)





Bookmark and Share  

KOMENTAR
Nama :
E-mail :
Judul Komentar :
Komentar :
   
Lihat Komentar
Klik pada tombol + untuk melihat komentar pada article ini !

MORE NEWS
Jumat, 03 September 2010 03:17 WIB
Kamis, 02 September 2010 22:27 WIB
Kamis, 02 September 2010 22:15 WIB
Kamis, 02 September 2010 21:25 WIB
Kamis, 02 September 2010 20:40 WIB
Kamis, 02 September 2010 20:33 WIB
Kamis, 02 September 2010 18:58 WIB
Kamis, 02 September 2010 05:12 WIB
Kamis, 02 September 2010 04:02 WIB
Kamis, 02 September 2010 03:40 WIB
Kamis, 02 September 2010 02:37 WIB
Rabu, 01 September 2010 23:55 WIB


   Index Berita