Advertisiment
Digelar Sarasehan Iklim untuk Petani dan Nelayan
Kamis, 29 Oktober 2009 04:14 WIB      0 Komentar     0   0

CETAK

KIRIM

FACEBOOK

JAKARTA--MI: Forum Masyarakat Sipil untuk Keadilan Iklim (CSF/Civil Society for Climate Justice) akan menggelar Sarasehan Iklim bagi petani dan nelayan, di Jakarta, pada 2-11 November 2009.

Koordinator Nasional Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Siti Maemunah sebagai anggota CSF dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (28/10, mengatakan Sarasehan Iklim merupakan ajang dialog interaktif antara pengambil kebijakan dengan petani dan nelayan yang terkena dampak perubahan iklim.

Dalam sarasehan yang akan dihadiri pemangku kepentingan perubahan iklim di Indonesia itu, petani dan nelayan akan menyampaikan kesaksian tentang pengalaman kehidupan sehari-hari yang semakin sulit karena perubahan iklim.

Siti Maemunah yang lebih akrab dipanggil Mai mengatakan CSF akan menghadirkan 9 perwakilan nelayan dan petani sebagai hasil studi kasus CSF dan Oxfam GB di beberapa tempat di Indonesia seperti Indramayu, Pati, NTT, dan Lampung.

Sedangkan pemangku kepentingan yang direncanakan hadir yaitu dari DNPI (Dewan Nasional Perubahan Iklim), Departemen Pertanian, Departemen Kelautan dan Perikanan, Departemen Kesehatan, Bappenas sampai dengan anggota DPR.

Pada kesempatan yang sama Manager Kebijakan, Advokasi dan Kampanye Oxfam GB Indonesia, Raja Siregar mengatakan petani dan nelayan merupakan kelompok masyarakat yang paling rentan terhadap dampak perubahan iklim.

Raja mengatakan banyak petani yang saat ini kesulitan dalam menentukan musim tanam karena kesulitan dalam memprediksi musim hujan. Akibat dari perubahan iklim, musim hujan menjadi singkat akan tetapi dengan intensitas curah hujan yang tinggi.

Kondisi tersebut, kata Raja, menjadikan petani sulit menentukan jenis bibit padi yang akan ditanam, masa mulai tanam dan meningkatnya risiko gagal panen.

Sementara itu bagi nelayan, perubahan iklim membaut iklim menjadi tidak menentu yang menyulitkan mengambil keputusan melaut. CSF berharap melalui Sarasehan Iklim akan dapat menutup kesenjangan antara respon pengambil kebijakan dan permasalahan masyarakat yang terkena dampak perubahan iklim, sehingga pemerintah bisa merespon dengan tepat.

CSF merupakan forum dari 30 LSM antara lain Walhi, Jatam, ICEL, Huma, AMAN (Aliansi Masyarakat Adat Nusantara) dan KPSHK (Kelompok Pengelola Sistem Hutan Kemasyarakatan). (Ant/OL-03)

Bookmark and Share  

KOMENTAR
Nama :
E-mail :
Judul Komentar :
Komentar :
   
Lihat Komentar
Klik pada tombol + untuk melihat komentar pada article ini !

MORE NEWS
Rabu, 01 September 2010 06:09 WIB
Senin, 30 Agustus 2010 14:19 WIB
Sabtu, 28 Agustus 2010 21:31 WIB
Sabtu, 28 Agustus 2010 16:17 WIB
Jumat, 27 Agustus 2010 20:55 WIB
Rabu, 25 Agustus 2010 14:56 WIB
Rabu, 25 Agustus 2010 05:07 WIB
Selasa, 24 Agustus 2010 04:19 WIB
Senin, 23 Agustus 2010 14:10 WIB
Minggu, 22 Agustus 2010 19:06 WIB
Minggu, 22 Agustus 2010 11:58 WIB
Jumat, 20 Agustus 2010 11:01 WIB


   Index Berita