Advertisiment
Menko Polhukam tidak Bentuk Badan Antiteror Baru
Senin, 09 November 2009 14:13 WIB      0 Komentar     0   0
Penulis : Thalatie Yani

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

JAKARTA--MI: Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Santoso menyatakan, departemennya tidak membentuk badan antiteror baru. Pihaknya hanya meningkatkan kapasitas desk teror yang dimilikinya saat ini.

"Bukan pembentukan badan antiteror, tapi peningkatan kapasitas desk teror sekarang ini yang ada di menkopolkam. Ini hanya ada di kementerian saya. Jadi, orang-orangnya ada di kementerian yang dikoordinasi oleh menkopolkam," tukas Djoko.

Terorisme, kata Djoko, merupakan aspek yang luar biasa. Kalau desk antiteror ditingkatkan kapasitasnya menjadi badan, maka ini dapat menampung seluruh elemen masyarakat. Badan ini akan seperti Badan Penanggulangan Bencana yang sudah dibentuk pemerintah beberapa waktu lalu.

"Nanti, unsurnya bisa dari departemen agama, tokoh agama, tokoh masyarakat, departemen terkait, departemen pendidikan, dan banyak aspek lainnya. Sekarang sedang dirumuskan. Program 100 hari itu termasuk merumuskan bentuknya seperti apa, pengisian anggotanya seperti apa. Itu tidak mudah," tuturnya.

Mengenai adanya desk yang sama di TNI, lanjut Djoko, ada tugas TNI yang masuk ke dalamnya. Badan itu akan mengkoordinasikan agar tidak terjadi tugas yang tumpang tindih dengan badan yang sama. Pasalnya, lebih baik saling mengintegrasi badan itu.

"Sekarang diperluas. Semua dilibatkan untuk mencegah bukan sekadar memberantas. Kalau menindak saja, mudah. Begitu kejadian kemudian ditangkap. Tapi, tarafnya harus pencegahan," tandasnya. (Rin/OL-04)

Sent from my BlackBerry® powered by

Bookmark and Share  

KOMENTAR
Nama :
E-mail :
Judul Komentar :
Komentar :
   
Lihat Komentar
Klik pada tombol + untuk melihat komentar pada article ini !

MORE NEWS
Jumat, 12 Maret 2010 07:34 WIB
Jumat, 12 Maret 2010 04:34 WIB
Jumat, 12 Maret 2010 03:21 WIB
Kamis, 11 Maret 2010 22:53 WIB
Kamis, 11 Maret 2010 20:41 WIB
Kamis, 11 Maret 2010 14:41 WIB
Kamis, 11 Maret 2010 14:34 WIB
Kamis, 11 Maret 2010 13:36 WIB
Kamis, 11 Maret 2010 11:47 WIB
Kamis, 11 Maret 2010 11:35 WIB
Kamis, 11 Maret 2010 11:01 WIB
Kamis, 11 Maret 2010 09:52 WIB


   Index Berita