Advertisiment
ASEAN-6 Sepakati Tarif Nol Persen
Kamis, 31 Desember 2009 19:27 WIB      0 Komentar     0   0

CETAK

KIRIM

FACEBOOK

JAKARTA--MI: ASEAN-6 telah menyepakati perjanjian tarif nol bagi negara anggotanya yang terdiri dari Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura dan Thailand untuk bisa mengimpor dan ekspor hampir semua barang melintasi perbatasan mereka tanpa tarif.

Berdasarkan keterangan pers, Kamis (31/12) pemberlakuan perjanjian tersebut akan dimulai per 1 Januari, dan tarif tambahan untuk para negara anggota ASEAN-6 akan ditiadakan  Penghapusan tarif oleh ASEAN-6 menegaskan komitmen ASEAN untuk menghapus tarif dan menjaga perdagangan terbuka intra-ASEAN, hal ini juga berfungsi sebagai katalis untuk pengembangan pasar tunggal dan basis produksi yang diproyeksikan oleh cetak biru Masyarakat Ekonomi ASEAN (AEC).

Dampak nyata dan banyaknya jumlah angsuran akhir akan diterjemahkan sebagai tabungan bagi konsumen yang tergantung pada dinamika pasar masing-masing negara ASEAN-6.  Sekretaris Jenderal ASEAN Surin Pitsuwan mengatakan bahwa ASEAN sangat berharap bahwa semua pihak akan bertindak untuk memastikan bahwa semua orang bisa mendapatkan keuntungan dari penurunan tarif ini.

Sedangkan untuk komunitas bisnis, khususnya produsen hilir, Dr Surin mengatakan bahwa mereka juga dapat memperjuangkan keuntungannya, "Biaya pemasukan yang lebih rendah akan memungkinkan komunitas memiliki pilihan bisnis yang lebih luas, dan dalam proses pengerjaannya, mereka akan bergerak ke arah yang lebih kompetitif secara global, seperti yang digambarkan dalam Cetak Biru AEC. Common Effective Preferential Tariffs for ASEAN Free Trade Area (CEPT-AFTA) yang meliputi seluruh rangkaian produk yang diperdagangkan oleh negara-negara anggota ASEAN dan menyediakan pengurangan bertahap bagi tarif produk-produk mereka, yang telah berlangsung sejak 1993.

Berdasarkan jadwal pengurangan tarif CEPT-AFTA, masing-masing negara anggota ASEAN diperbolehkan untuk menempatkan produk mereka di jalur normal, yang memiliki komitmen untuk mengurangi tarif perdagangan mereka hingga nol persen pada tahun 2010 untuk ASEAN-6 dan 2015 untuk sisa empat negara lainnya, yaitu Kamboja, Laos, Myanmar dan Vietnam.  Pada tahun 2010, keempat negara ini juga akan melihat pengurangan tarif di bawah komitmen CEPT-AFTA sebesar lima persen, di mana tingkat tarif rata-rata akan menurun tiga persen pada tahun 2009 menjadi 2,61 persen. (Ant/OL-06)





Bookmark and Share  

KOMENTAR
Nama :
E-mail :
Judul Komentar :
Komentar :
   
Lihat Komentar
Klik pada tombol + untuk melihat komentar pada article ini !

MORE NEWS
Kamis, 02 September 2010 22:34 WIB
Kamis, 02 September 2010 16:11 WIB
Kamis, 02 September 2010 12:56 WIB
Kamis, 02 September 2010 01:49 WIB
Rabu, 01 September 2010 22:40 WIB
Rabu, 01 September 2010 20:10 WIB
Rabu, 01 September 2010 19:11 WIB
Rabu, 01 September 2010 18:40 WIB
Rabu, 01 September 2010 18:33 WIB
Rabu, 01 September 2010 17:59 WIB
Rabu, 01 September 2010 17:00 WIB
Rabu, 01 September 2010 14:47 WIB


   Index Berita