Advertisiment
Prancis Debat Soal Hamburger Halal
Kamis, 25 Februari 2010 12:06 WIB      0 Komentar     0   0
Penulis : Prita Daneswari

CETAK

KIRIM

FACEBOOK

Prancis Debat Soal Hamburger Halal

AP/Michel Spingler

PRANCIS--MI: Sebelumnya, Negeri Mode ini pernah mempermasalahkan pemakaian niqab, yaitu pakaian wanita muslim yang menutupi sebagian wajah. Kini, Prancis seakan-akan mengalami islamofobia dengan mempermasalahkan hamburger halal yang dijual oleh 362 restoran cepat saji Quick. Kontroversi ini pertama kali dikemukakan oleh Wali Kota Roubaix RenÉ Vandierendonck.

Kontroversi itu sempat membuat Presiden Nicolas Sarkozy memperdebatkan identitas nasional Prancis. Langkah Sarkozy itu lalu dikritik stigmatisasi terhadap warga imigran khususnya muslim.

Pada bulan ini, Vandierendonck mengkritik gerai Quick di kota itu karena dianggap telah melakukan diskriminasi terhadap pelanggan nonmuslim. Hal itu disebabkan dalam menu burgernya, Quick mengganti potongan daging babi dengan daging kalkun yang dinilai halal.

Wali kota itu pun telah mengajukan surat gugatan kepada pihak berwenang dan mengatakan restoran religius itu telah merugikan banyak pihak. "Selamat bagi Quick karena telah berhasil menyediakan menu halal, tapi menurut saya langkah mereka terlalu jauh jika menyediakan menu yang halal saja," kata Vandierendonck di website pribadinya.

Kritik Vandierendonck terhadap gerai Quick itu menyusul kontroversi lainnya di Prancis terkait dengan keberadaan kaum muslim di negara itu. Sebelumnya gaun muslim dan simbol-simbol keagamaan sempat menjadi kontroversi di Prancis. Hal itu menguatkan tingginya tingkat prasangka buruk negeri itu terhadap Islam.

"Mengapa menu halal di restoran Quick dipermasalahkan? Andai restoran itu hanya menyediakan masakan China atau Meksiko, apakah akan diprotes? Tampaknya tidak," ujar seseorang di blog pelanggan muslim Al Kanz.

Wali kota yang di kota mereka juga terdapat restoran Quick tenyata tidak mempermasalahkan hal itu seperti halnya Vandierendonck. Restoran cepat saji KFC di Prancis juga menyediakan menu halal dan itu tidak menjadi masalah. Lagi pula, jika pelanggan merasa kecewa dengan menu halal yang disediakan Quick, mereka bisa saja beralih ke restoran cepat saji lainnya.(Pri/TIME/OL-02)

Bookmark and Share  

KOMENTAR
Nama :
E-mail :
Judul Komentar :
Komentar :
   
Lihat Komentar
Klik pada tombol + untuk melihat komentar pada article ini !

MORE NEWS
Rabu, 01 September 2010 15:10 WIB
Selasa, 31 Agustus 2010 19:00 WIB
Senin, 30 Agustus 2010 10:31 WIB
Sabtu, 28 Agustus 2010 20:14 WIB
Sabtu, 28 Agustus 2010 11:21 WIB
Rabu, 25 Agustus 2010 10:18 WIB
Rabu, 25 Agustus 2010 09:15 WIB
Selasa, 24 Agustus 2010 15:52 WIB
Senin, 23 Agustus 2010 07:15 WIB
Sabtu, 21 Agustus 2010 07:59 WIB
Jumat, 20 Agustus 2010 17:05 WIB
Rabu, 18 Agustus 2010 15:25 WIB


   Index Berita