Advertisiment
Ribuan Perempuan Kongo Diperkosa
Selasa, 09 Februari 2010 10:46 WIB      0 Komentar     0   0

CETAK

KIRIM

FACEBOOK

Ribuan Perempuan Kongo Diperkosa

REUTERS/Finbarr O'Reilly

PBB--MI: Lebih dari 8.000 perempuan di Republik Demokratik Kongo mengalami pemerkosaan sepanjangtahun 2009. Pemerkosaan yang dilakukan faksi-faksi yang berperang, baik tentara pemberontak maupun tentara pemerintah.

Menurut laporan Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Dana Populasi (UNFPA), Senin (8/2) tentara pemberontak suku Hutu (FDLR) diyakini sebagai pihak yang paling banyak melakukan pemerkosaan.  "(Tapi) anggota-anggota tentara nasional (FARDC) juga melakukan kekerasan seksual di propinsi Kivu Utara dan Selatan," kata pernyataan UNFPA.

Badan-badan kemanusiaan memang memuji upaya-upaya yang dilakukan oleh Pemerintah DRC untuk mengakhiri praktik pemerkosaan oleh tentaranya. Namun UNFPA melihat Pemerintah Kongo masih perlu berbuat banyak dalam memastikan jangan sampai mereka yang bersalah lolos dari hukuman.

Republik Demokratik Kongo merupakan negara yang telah bertahun-tahun dilanda perang saudara. Dalam lima tahun terakhir, konflik yang terus bergejolak di negara bekas jajahan Belgia tersebut, melibatkan tentara pemerintah yang didukung Zimbabwe, Angola dan Namibia dengan milisi pemberontak yang didukung Rwanda dan Uganda. Kendati kesepakatan damai dan pembentukan sebuah pemerintahan transisi telah ditandatangani pada tahun 2003, pertikaian terus berlangsung, terutama di wilayah bagian timur. 

Di wilayah itu, perkosaan dan kekerasan seksual lainnya terhadap perempuan kerap terjadi dan disebut-sebut merupakan yang terburuk di dunia. Konflik berdarah selama lima tahun terakhir dilaporkan telah menewaskan jutaan warga, termasuk mereka yang terkena dampak perang hingga mengalami kelaparan dan didera berbagai penyakit. (Ant/OL-06) 





Bookmark and Share  

KOMENTAR
Nama :
E-mail :
Judul Komentar :
Komentar :
   
Lihat Komentar
Klik pada tombol + untuk melihat komentar pada article ini !

MORE NEWS
Kamis, 02 September 2010 22:30 WIB
Kamis, 02 September 2010 22:18 WIB
Kamis, 02 September 2010 17:56 WIB
Kamis, 02 September 2010 16:50 WIB
Kamis, 02 September 2010 13:57 WIB
Kamis, 02 September 2010 11:24 WIB
Kamis, 02 September 2010 11:21 WIB
Kamis, 02 September 2010 10:12 WIB
Kamis, 02 September 2010 09:42 WIB
Kamis, 02 September 2010 08:10 WIB
Kamis, 02 September 2010 07:39 WIB
Rabu, 01 September 2010 22:59 WIB


   Index Berita