Advertisiment
Universitas Pertahanan Rayakan Ulang Tahun Pertama
Kamis, 11 Maret 2010 11:41 WIB      0 Komentar     0   0

CETAK

KIRIM

FACEBOOK

JAKARTA--MI: Universitas Pertahanan Indonesia (Unhan) atau Indonesian Defense University (IDU) akan merayakan satu tahun berdirinya lembaga pendidikan pascasarjana pertahanan pertama Indonesia.

Acara itu ditandai dengan peluncuran buku sejarah Unhan dan seminar internasional yang akan dipimpin Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta, pada 17 Maret 2009. Kegiatan seminar internasional diselenggarakan di Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.

Seminar internasional yang bertema Indonesia Towards 2025: Geopolitical and Security Challenges - Focus on Economy, Natural Resources, and Energy Aspects adalah yang kedua diselenggarakan oleh IDU dan bertujuan mempersiapkan generasi pemimpin yang modern menghadapi tantangan baru masa depan. Hadir dalam seminar tersebut sejumlah pakar strategi pertahanan tingkat dunia, baik dari kalangan militer maupun sipil.

Seminar itu akan berlangsung selama dua hari dengan membahas sejumlah isu strategis, seperti The Global Economic Turmoil, Natural Resources and Energy Security And Its Future Trends, The Shifting Of Global Power System, dan Young Leaders Forum: Identity Crisis in the Globalization Era. Seminar akan menampilkan diskusi-diskusi panel yang melibatkan pembicara-pembicara seperti Prof. Leonard Sebastian, Prof. Christoph Schuck, Dr. Ir. Pos M. Hutabarat, Juwono Sudarsono, Prof. Tsutomu Kikuchi, dan Brooks B. Robinson, Ph.D.

Pendirian Universitas Pertahanan Indonesia yang diprakarsai oleh Kementerian Pertahanan diresmikan pada 11 Maret 2009 oleh Presiden RI ditandai dengan penyerahan bendera Universitas Pertahanan dari Menteri Pertahanan Kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta. Pada kesempatan peresmian itu, Presiden juga memberikan kuliah perdana di hadapan para siswa dan civitas akademika Universitas Pertahanan Indonesia (Unhan) yang hadir pada acara tersebut.

Dalam mengembangkan kurikulum dan materi perkuliahan, Universitas Pertahanan Indonesia sebagai bagian dari komunitas akademis pertahanan telah dan akan melanjutkan kerja sama dengan beberapa institusi, seperti United States National Defense University (US NDU), Cranfield University, Inggris, S. Rajaratnam School of International Studies, NTU, Singapore. Unhan akan menyelenggarakan tiga program utama pascasarjana, yaitu National War College (NWC) atau Sekolah Strategi Perang Semesta (SSPS), Joint Forces Staff College (JFSC) atau Sekolah Staf dan Komando TNI (Sesko TNI), serta Institute for Defense and Strategic Studies (IDSS) atau Sekolah Kajian Pertahanan dan Strategis (SKPS). (*/OL-04)

Bookmark and Share  

KOMENTAR
Nama :
E-mail :
Judul Komentar :
Komentar :
   
Lihat Komentar
Klik pada tombol + untuk melihat komentar pada article ini !

MORE NEWS
Jumat, 03 September 2010 02:10 WIB
Rabu, 01 September 2010 17:46 WIB
Rabu, 01 September 2010 10:47 WIB
Selasa, 31 Agustus 2010 09:34 WIB
Senin, 30 Agustus 2010 09:30 WIB
Senin, 30 Agustus 2010 09:30 WIB
Minggu, 29 Agustus 2010 14:24 WIB
Minggu, 29 Agustus 2010 11:18 WIB
Sabtu, 28 Agustus 2010 18:29 WIB
Sabtu, 28 Agustus 2010 07:57 WIB
Sabtu, 28 Agustus 2010 04:25 WIB
Kamis, 26 Agustus 2010 19:54 WIB


   Index Berita