Pansel KY Coret Sebelas Nama Calon
Penulis : Edy Asrina Putra
Senin, 30 Agustus 2010 21:47 WIB     
Komentar: 0
0 Like Dislike 0

JAKARTA--MI: Panitia Seleksi (Pansel) Calon Anggota Komisi Yudisial (KY) telah mencoret sebelas nama. Ketua Pansel KY Harkristuti Harkrisnowo mengatakan sebelas nama itu dicoret karena memiliki hasil profile assessment yang buruk.

"Dari 40 sudah ada sebelas yang didrop sedangkan yang lainnya sedang kami lihat," kata Harkristuti kepada wartawan seusai rapat bersama anggota pansel lainnya di Jakarta, Senin (30/8).

Pada tahapan profile assessment, lanjutnya, kesebelas calon itu tidak menunjukkan komitmen sepenuhnya terhadap KY dan memberikan jawaban-jawaban yang dinilai terlalu normatif.

Harkristuti menolak untuk merinci sebelas nama calon tersebut. Namun, ia mengatakan kebanyakan berlatar belakang akademisi. Profile assessment dilakukan dengan menggunakan sejumlah ukuran antara lain analytical thinking, decisive judgment, planning and monitoring, integrity, organizational commitment, charismatic leadership, team work, interpersonal communication, dan self-management.

Selain hasil profile assessment, Pansel juga mempertimbangkan hasil penelusuran rekam jejak yang dilakukan Koalisi Pemantau Peradilan (KPP). "Kita tidak bisa melihat profile assessment semata. Tetapi juga bagaimana dengan riwayat mereka kemarin-kemarin," katanya.

Namun, Harkristuti mengaku tidak gampang memadukan dua unsur tersebut. "Hasil profile assessment dan rekam jejak ingin kami kawinkan dan ternyata tidak mudah. Sini bagus, sini jelek," jelas dia.

Harkristuti memaparkan, model penilaian yang dipakai expert judgment adalah psikometri, simulasi, wawancara mendalam (indepth interview), dan diskusi kelompok (focus group discussion).

"Itu yang diolah oleh para expert judgment yng terdiri dari tiga profesor dan empat doktor. Kita pilih mereka dari tender," kata perempuan yang juga menjabat sebagai Direktur Jenderal Hak Asasi Manusia, Kementerian Hukum dan HAM itu. Adapun empat unsur kompetensi yang dinilai adalah pengetahuan (knowledge), kecakapan (skill), atribusi (attribution), dan pengalaman (experience).

Terkait dengan calon-calon yang dinilai KPP bermasalah, Harkristuti mengatakan persoalan itu akan dibahas dalam rapat Pansel Selasa (31/8). Ia mengatakan nama-nama yang lolos ke tahap akhir yakni wawancara akan diumumkan Selasa. Temuan-temuan KPP akan diverifikasi dan diklarifikasi pada tahap wawancara. (EP/OL-3)

Share |

KOMENTAR





Advertisement
Advertisement
MORE NEWS»


   Index Berita

Porno izle

porno izleme siteleri: porno video, pornolar, rus pornosu izle, anal teen videos