Penulis : Amahl Sharif Azwar
Senin, 06 September 2010 07:59 WIB
JAKARTA--MI: Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak panitia seleksi Komisi Yudisial (KY) untuk tidak terpaku pada
mindset perwakilan calon tertentu dari lingkungan peradilan.
"Jangan sampai pansel KY mengeluarkan keputusan yanh kontroversial. Pansel harus lebih cermat dan tidak memaksakan calon tertentu," ungkap Donal Fariz, aktivis ICW dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (5/9).
ICW, kata dia, menekankan bahwa tahapan wawancara yang dilakukan pada 15, 16, dan 17 September mendatang merupakan momentum menentukan, walaupun ICW menyayangkan waktu wawancara yang terlalu berdekatan dengan hari Lebaran sehingga publik tidak bisa terlalu ketat mengawasi tahapan itu.
"Namun, pansel KY tidak boleh lengah. Jangan sampai mereka yang terpilih sebagai komisioner adalah oknum mafia hukum sehingga KY menjadi terinfiltrasi," ujar Donal yang mengaku puas dengan tidak diloloskannya dua
incumbent KY. "Ini setidaknya memperlihatakan pansel cukup mendengarkan suara publik," ibuhnya. (*/OL-8)