JAKARTA--MI: Rencana pembakaran kitab suci agama Islam Al-Quran rupanya belum dijadikan sesuatu tindakan yang berbahaya, karena pemerintah Amerika Serikat hanya akan memberikan denda uang.
Hal tersebut diutarakan oleh Koordinator Nasional Gerakan Peduli Pluralisme (GPP) Damien Dematra di Jakarta, Rabu (1/9). "Pemerintah Florida sudah memberikan larangan atas rencana tindakan tersebut, namun atas tindakan tersebut, Terry Jones yang berniat membakar Al-Quran hanya akan dikenakan denda uang, bukan tindakan pidana," ujar Damien.
Damien mengatakan sebelum acara dialog terbuka antara Komisi Waligereja Indonesia (KWI), Front Pembela Islam (FPI) dan Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) yang di gelar di kantor KWI bahwa tujuan digelar acara ini adalah untuk mengubah strategi.
"Kita akan mengubah strategi, yang sebelumnya kita bersikap
ofensif untuk menekan Terry Jones agar tidak melakukan pembakaran, kita akan mengubah strategi menjadi
defensif," ujar Damien.
Menurutnya, mengganti strategi menjadi bertahan adalah tindakan terbaik."Kita sudah mengirimkan surat kepada Presiden Barack Obama melalui Kedutaan Besar Amerika di Indonesia yang secara keras menolak tindakan pembakaran Al-Quran tersebut. Namun tindakan yang bisa dilakukan pemerintah AS sangat terbatas," papar Damien.
"Pemerintah AS juga sangat mengutuk keras tindakan ini. Namun karena adanya kebebasan beragama dan berekspresi, maka tidak banyak yang bisa dilakukan pemerintah AS selain memberikan denda berupa uang," ungkapnya.
Jadi, Damien menambahkan bahwa kita akan mengubah strategi."Kita akan merapatkan barisan dari seluruh elemen masyarakat agar tindak bertindak anarkis jika memang rencana pembakaran tersebut benar terjadi," tambah Damien.
Damien juga mengatakan bahwa dirinya sangat meminta tolong kepada media untuk menyebarkan berita ini. Agar masyarakat tidak kaget jika pada saatnya rencana pembakaran itu benar-benar terjadi.
"Saya secara pribadi sangat meminta tolong kepada media untuk menyebarluaskan berita ini kepada seluruh masyarakat di Indonesia, saya tidak ingin mereka terprovokasi untuk melakukan tindakan pembalasan akibat tidak mengetahui rencana kita bersama ini," papar Damien.
"GPP juga mengharapkan agar pemerintah Indonesia segera turun tangan dan mempersiapkan langkah konkrit untuk mencegah tindakan tersebut," tutup Damien. (*/X-11)
Astagfirullah aladzim,,, apa sih salah ISLAM sampai hal seperti itu harus terjadi, Al Qur'an adalah kitab yang SEMPURNA jgn permainkan kami,,,, kita ntu sodara walupun berbeda agama, tapi kita harus saling menghormati,, tidak seperti ini,,,