JAKARTA--MI: Wakil Ketua DPR Bidang Kesra Taufik Kurniawan meminta dilakukan investigasi menyeluruh guna mengusut siapa yang menyebar isu mengenai rencana pembangunan spa dan kolam renang di Gedung DPR yang baru. Isu tersebut menurut Taufik sangat tidak masuk akal dan menyesatkan. Pimpinan dewan pun menjadi korban isu tersebut.
"Saya minta ini diusut tuntas ada agenda apa dan siapa yang menyebar isu mengenai rencana pembangunan kolam renang dan spa di DPR. Ini jelas menyesatkan karena hal itu sama sekali tidak ada dalam rencana. Pimpinan dewan pun dibuat kaget dengan isu seperti ini," ujar Taufik di Gedung Parlemen, Jakarta, Kamis (2/9).
Taufik memahami reaksi masyarakat yang marah karena isu tersebut. Namun, jajaran pimpinan juga marah, bila ada yang mencoba-coba memfitnah pimpinan DPR dan lembaga itu dengan isu-isu negatif. “Kami di jajaran pimpinan susah payah membangun dan berusaha memperbaiki citra DPR, namun hal itu dirusak oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab seperti penyebar isu ini,” jelasnya.
Menurut Taufik, sangat tidak masuk akal jika isu usulan tersebut diterima oleh pimpinan di tengah kondisi bangsa yang masih belum baik. "Saya rasa tidak ada satupun negara dan pimpinan negara di dunia ini yang berpikir untuk membangun spa dan kolam renang di gedung parlemennya," jelasnya.
Ia meminta Badan Kehormatan (BK) DPR untuk memeriksa siapa yang melontarkan isu tersebut. "Apa yang disampaikan oleh Budi Sukada jelas tidak benar. Dia harus ditanyakan dari mana mendapatkan isu seperti itu karena tidak ada rencana apapun terkait hal itu. Jika memang Budi Sukada mendapatkan info tersebut dari jajaran kesekjenan, maka menurutnya pihak sekjen juga harus bisa menindak tegas jajarannya tersebut." (AO/OL-8)
saya setuju di buatnya gedung DPR baru, bangsa yang hebat,harus maju,. biar tidak dilecehkan malaysia. bila perlu buat pentagon indonesia,.biar nga ada sparatis,.terroris., merusak utuhnya NKRI, dan DILECEHKAN MALAYSIA..