Iklan Susu Formula untuk Bayi Dibawah Dua Tahun Bakal Dilarang
Penulis : Priyasma Alexander
Jumat, 22 Oktober 2010 15:52 WIB     
Komentar: 7
1 Like Dislike 0

Iklan Susu Formula untuk Bayi Dibawah Dua Tahun Bakal Dilarang
Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih--ANTARA/Heru Salim/rj
BANDUNG--MICOM: Kementerian Kesehatan menyiapkan peraturan pemerintah terkait pelarangan iklan susu formula untuk usia dua tahun ke bawah. Pasalnya, iklan dilakukan produsen susu pabrikan menyebabkan rendahnya jumlah ibu memberikan ASI eksklusif bayi.

Dalam PP tersebut juga akan mengatur larangan produsen susu formula menjadi sponsor kegiatan kesehatan. Dokter dan rumah sakit tidak boleh bekerja sama dengan produsen susu formula.

"RPP ini sedang kami bahas. Mudah mudahan awal tahun 2011, PP dapat segera diberlakukan secara maksimal," ujar Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih, di Bandung, Jawa Barat, Jumat (20/10).

Ia menjelaskan tingkat pemberian ASI eksklusif oleh ibu baru sekitar 20%. Sementara angka kematian bayi yang diakibatkan oleh konsumsi susu formula mencapai 22%.

"Kami ingin mengajak masyarakat menyadari pentingan ASI eksklusif bagi bayi sampai berusia dua tahun. Ini penting karena pertumbuhan anak dimasa depanĀ  ditentukan dari asupan makanan yang sehat sejak dini," ungkapnya. (AX/OL-04)

Share |

KOMENTAR





ASI Yess!
sadar akan kesehatan masa depan memang hak setiap org,..investasi katanya,.. sadarlah ibu2,.Tuhan menciptaka payudara ada fungsinya,.agar btanggung jawag kpd anak2nya memberikan yang terbaik,. bukan yg termahal dgn sufor,..ini salah satu usaha yg mungkin bs membantu meningkatkan pemberian ASI. produsen sufor apa ndak ounya anak ato terjebak oleh pekerjaan nya sendiri,.banyak faktor deh,..jd investasikan anak kita,..pasti bisa,..Ayo berikan ASI EKSLUSIF!!
dikomentari oleh: flora (mama floren) - tanggal: 27-10-2010 12:18:28 WIB
Emangnya ada yg beriklan?
Setahu saya sepertinya ngga ada produsen susu formula yang berani mengiklankan susu formula untuk makanan pengganti ASI-nya. Emangnya ada ya? Hal ini bisa mengemuka, memangnya yang bikin ulah siapa?
dikomentari oleh: Dimas - tanggal: 25-10-2010 14:13:43 WIB
Kebijakan Yang Tepat
Angka pencapaian ASI ekslusif masih dibawah target ( 60%). Alasan para ibu adalah kesibukan bekerja dan juga adanya pengganti ASI yg tersedia cukup luas. merubah perilaku ibu2 tersebut sangat susah. semoga dengan adanya kebijakan ini membantu untuk merubah perilaku para ibu2 sehingga target program ASI bisa mencapai >60%.
dikomentari oleh: dr agung Dharmayuda - tanggal: 24-10-2010 21:43:22 WIB
ASI
Saya sebagai tenaga penolong persalinan sangat senang pabila pp tentang larangan iklan SUFOR buat bayi di bawah dua th di berlakukan...tks banyak bu MENKEs
dikomentari oleh: srinuryati - tanggal: 24-10-2010 19:32:28 WIB
ASI is the best
Anak saya (25 bl) msh saya beri ASI tanpa sufor sama sekali. Perkembangan ok daya tahan bgs, bebas diare. Tak ada masalah susah makan, setelah disapih ya tdk perlu lg susu krn anak makan makanan padat yg merangsang enzim dlm mulut. Bermanfaat unt pencernaan dan metabolisme tubuh.
dikomentari oleh: Riris - tanggal: 23-10-2010 22:46:41 WIB
Sangat mendukung
Saya sbg seorang ibu yg memiliki anak batita sangat senang dgn adanya kebijakan ini,sedih sekali melihat teman2 & saudara yg tidak menyadari pentingnya ASI bagi si kecil dan sangat terpengaruh dengan iklan susu di tv,bahkan seorang teman saya memiliki ASI berlimpah,tp rela ASInya dibuang saat tidak sedang bersama anaknya dan anaknya diberi susu formula,ini salah satu akibat tidak sadar akan pentingnya ASI ,semoga PP yg sedang dirancang tersebut segera terealiasasi,amiiin.
dikomentari oleh: Juliani - tanggal: 23-10-2010 21:42:59 WIB
setuju 1000%
Saya mendukung 1000% utk RPP ini. moga semua pihal mendukung juga
dikomentari oleh: Mama Jordan - tanggal: 23-10-2010 19:56:59 WIB
Advertisement
Advertisement
MORE NEWS»


   Index Berita

Porno izle

porno izleme siteleri: porno video, pornolar, rus pornosu izle, anal teen videos