MAGELANG--MICOM: Sedikitnya 57 rumah hanyut dan 54 tempat usaha hancur di Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, akibat terjangan banjir lahar dingin dari Kali Putih, Minggu (9/1).
Rumah yang hanyut sebanyak 57 unit adalah milik penduduk warga Desa Jumoyo dan Desa Sirahan. Sedangkan 54 tempat usaha berupa kios dan toko yang hancur berada di bantaran Kali Putih.
"Sejak semalam warga sudah mulai mengungsi di Balai Desa Jumoyo,
shelter box milik GP Ansor, dan sebagian lainnya di Balai Desa Tanjung," kata Kepala Desa Jumoyo Sungkono, Senin (10/1).
Mnurutnya, banjir ketika itu amat dahsyat. Rumah-rumah yang hanyut saat ini hanya meninggalkan pondasi yang tertutup pasir dan batu material Merapi.
"Seperti sedang tsunami saja tadi malam itu, deras sekali banjirnya, dua kali lipat besarnya dari banjir lahar pekan lalu. Saya lihat mobil-mobil terperangkap banjir lahar dingin," ujar Eva, warga Desa Jumoyo. (OL-01)