Penulis : Liliek Dharmawan
Jumat, 28 Januari 2011 14:36 WIB
PURWOKERTO--MICOM: Kasus kecelakaan kereta api (KA) yang melibatkan KA Mutiara Selatan dan Kutojaya Selatan di Stasiun Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat (Jabar), diduga akibat human error atau masalah teknis.
Hanya saja, kepastian penyebabnya masih menunggu investigasi tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Kepala Humas PT KA Daerah Operasi (Daop) V Purwokerto Surono mengatakan berdasarkan fakta di lapangan diduga telah terjadi pelanggaran sinyal oleh masinis KA Mutiara Selatan dari arah timur.
"Masinis KA Mutiara Selatan, Sugeng, diduga masih menjalankan kereta. Seharusnya kalau mau jalan, harus menunggu sinyal terlebih dahulu. Padahal di jalur 3 yang merupakan tempat kejadian kecelakaan tersebut, sudah ada KA Kutojaya Selatan dari arah barat. Sehingga kecelakaan tidak dapat dihindarkan. Itu fakta lapangan yang terjadi, namun untuk kepastiannya, tentu harus menunggu kesimpulan dari tim KNKT," jelasnya, Jumat (28/1).
Menurutnya, sampai sekarang, pihaknya masih melakukan evakuasi terhadap loko kedua KA dan satu gerbong Kutojaya Selatan.
"Kami perkirakan malam ini bisa dirampungkan. Selain evakuasi, tim teknis dari Daop V juga memperbaiki rel dan bantalan yang mengalami kerusakan," ujarnya. (LD/OL-3)