JAKARTA--MICOM: HUT pertama Nasional Demokrat berlangsung dengan meriah pada Selasa (1/2) kemarin. Meski baru berumur satu tahun, tetapi Organisasi Masyarakat Nasional Demokrat menunjukan diri sebagai organisasi masyarakat yang sudah mapan, baik dari segi finansial maupun organisasional.
Acara yang diselenggarakan di Plenary Hall, Jakarta Convention Centre (JCC), ini dimeriahkan oleh beragam hiburan, di antaranya pertunjukan seni budaya dari Arena artistika, serta persembahan lagu yang dibawakan oleh Rita effendy dan Dira sugandi.
Dalam hiburan yang ditampilkan, Nasional Demokrat juga ingin mengingatkan bahwa Indonesia terdiri dari beragam budaya. Hal ini mengingatkan kembali pada deklarasi Nasional Demokrat pada tanggal 1 Februari 2010 yang memantapkan posisi Nasional Demokrat sebagai sebuah perhimpunan warga negara Indonesia yang bersifat multikultural dan bertekad melakukan Gerakan perubahan menuju Restorasi Indonesia.
Dalam acara HUT I Nasional Demokrat ini tampak pula para pejabat negara, jajaran mentri, duta besar, dan tokoh agama, serta tokoh-tokoh politik lainnya. Termasuk mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Pada pidato dalam acara tersebut, Ketua Umum Nasional Demokrat Surya Paloh kembali menegaskan posisi Nasional Demokrat sebagai Organisasi Masyarakat. Meski demikian, Surya Paloh yakin mampu menjadikan Nasdem sebagai lokomotif yang membawa perubahan bagi Indonesia.
"Nasional Demokrat hanya organisasi kemasyarakatan, dia tidak punya anggaran, dan dia tidak punya otoritas untuk membuat Undang-Undang, dan dia tidak punya otoritas juga untuk merubah undang-undang. Tetapi yang kita miliki adalah, keikhlasan hati dan jiwa kita, ketika keikhlasan hati dan jiwa kita sebagai anggota Nasional Demokrat, bersatu dengan hati dan jiwanya rakyat, artinya selamatlah kita sebagai suatu bangsa untuk membawa perubahan yang berarti untuk negeri ini." Tegas Surya Paloh. (Zhi/OL-3)