Osama dan Obama
Selasa, 03 Mei 2011 00:01 WIB     
Komentar: 26
5 Like Dislike 5

Osama bin Laden tewas oleh operasi militer Amerika Serikat di Kota Abbottabad, 100 kilometer utara Islamabad, ibu kota Pakistan. Ini berita besar di seluruh dunia. Di Amerika Serikat, rakyat bersorak-sorai karena pasukan negara itu telah membunuh seorang bandit besar yang dikejar dengan kekuatan pasukan perang dunia.

Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengumumkan kepada dunia bahwa tewasnya pemimpin Al-Qaeda yang sangat dicari itu adalah kemenangan dunia atas terorisme. Dan, untuk kesekian kali Obama menegaskan bahwa perang terhadap terorisme, khususnya kepada jaringan Osama, bukan perang terhadap Islam.

Benarkah dunia telah memenangi perang terhadap terorisme karena sukses membunuh seorang Osama bin Laden yang diburu selama 10 tahun? Jawabnya, belum.

Terorisme telah diyakini sebagai perang dunia baru. Teroris bermunculan dari waktu ke waktu. Yang satu tewas yang lain hadir. Osama bin Laden menjadi fenomenal karena kemampuan kaderisasi yang luar biasa pesat dengan dukungan keuangan pribadi yang juga luar biasa.

Dia sukses menggabungkan kemampuan finansial dengan frustrasi sosial serta kemuliaan perjuangan jihad. Kemampuan inilah yang menyebabkan pengagum-pengagum Osama bertebaran di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Mereka menganggap Osama tidak saja tokoh perlawanan, tetapi juga ideologi yang menggiurkan.

Berbicara tentang Osama tidak bisa dilepaskan dari pembicaraan tentang Amerika Serikat, negara yang kini dipimpin Obama. Ada hubungan kausal yang kuat antara negara Obama dan Osama.

Osama adalah anak manis yang pernah dibesarkan Amerika ketika mempersenjatai rakyat Afghanistan menentang pendudukan Uni Soviet. Ketika Uni Soviet berhasil diusir, Osama merasa dicampakkan Amerika sehingga berbalik memusuhi negeri Obama.

Rivalitas hebat antara Osama dan negeri Obama kemudian membenarkan tindak kekerasan. Atas nama terorisme atau demi membasmi Osama, negeri Obama membenarkan semua tindakan kekerasan di negara mana saja di dunia ini. Dan, Osama pun sama. Atas nama kebencian kepada Amerika, segala bentuk kekerasan dianggapnya sah.

Permusuhan Osama dan Obama membelah dunia ke dalam polarisasi Timur-Barat yang gawat. Itulah yang menyebabkan banyak orang menyatakan terorisme adalah perang dunia baru.

Terorisme adalah musuh dunia. Terutama karena terorisme membunuh manusia yang tidak berdosa. Akan tetapi, dunia, terutama Amerika, sesungguhnya tidak belajar dari perang terhadap terorisme itu sendiri. Yaitu kekerasan hanya akan melahirkan kekerasan sampai kiamat.

Karena itu, terorisme harus didekati ke pemicunya yang paling utama. Yaitu ketidakadilan, lokal, maupun global, yang menggelorakan frustrasi berkepanjangan.

Ini tugas dunia, terutama Obama yang kini memimpin Amerika yang menjadi jagoan tunggal dunia.

Share |

KOMENTAR





Akhir zaman sdh dekat
Menurut bible code, Barack Obama nasibnya sm dgn Osama Bin Laden, Hilary clinton jd org no.1 USA, Israel akan berdamai dgn Palestina, Hilary lah yg akan bisa menekan Israel, selama ini resolusi PBB ke Israel diveto USA, kali ini USA akan abstain,... what's next happen?...
dikomentari oleh: jokobodo - tanggal: 11-05-2011 07:29:20 WIB
Sama2 Teroris
Osama dan Obama sama2 teroris OSAMA katanya pimpinan Al Qaeda ,Teroris kecil2 operasinya ngebom dan bersembunyi di gunung. OBAMA katanya juga teroris besar kelas Kakap, operasinya terang2an porak porandakan negara bangsa lain sembunyinya di istana.
dikomentari oleh: Ramly - tanggal: 09-05-2011 09:48:43 WIB
ISRAEL TERORIS TERBESAR
Bagaimana perampokan tanah muslim Palestina dapat dibiarkan? Selama mereka terus mengembangkan wilayah pemukiman, selama itu tindakan pembalasan teror Israel akan terjadi.
dikomentari oleh: Eko Darwiyanto - tanggal: 04-05-2011 15:01:23 WIB
Teroris Pengecut
Pelaku teror menurut saya adalah seorang pengecut, karena tidak berani menghadapi persoalan dengan jernih dan baik. Tindakan teror mencerminkan ketidakberaniaan menghadapi secara terang-terangan untuk mencari solusi terbaik. Tindak kekerasan dengan teror tidak menyelesaikan masalah, sebaiknya masalah dihadapi dengan baik dan benar.
dikomentari oleh: Andi Fachruddin - tanggal: 03-05-2011 22:48:47 WIB
teroris dan keadilan
masalah terorisme adalah masalah keadilan, selagi negara-negara berkuasa ini terus menerapkan standar ganda pada setiap golongan/agama/negara, selama itu pula terorisme tidak akan padam bahkan mungkin semakin besar
dikomentari oleh: maskuri - tanggal: 03-05-2011 22:10:52 WIB
Tokoh Agama Gagal
Pemberantasan terorisme bukan saja tugas pemerintah dan aparat keamanan, tetapi memerlukan peran seluruh masyarakat, terutama peran tokoh agama. Tokoh agama mempunyai peran sentral dan penting dalam membina umat untuk berbuat baik. banyaknya aksi terorisme merupakan kegagalan peran tokoh agama dalam membinan umatnya.
dikomentari oleh: Pribadi Santoso - tanggal: 03-05-2011 16:55:29 WIB
Waspadai Virus Teroris Osama
Meskipun Osama Bin Laden sudah tewas namun virus teroris yang diajarkan Osama masih ada dan masih menjadi ancaman dunia.Oleh karena itu, masyarakat Indonesia harus selalu waspada terhadap ancaman teroris. Tokoh agama harus membentengi umatnya dari ajaran tentang kekerasan.
dikomentari oleh: Dini Kinanthi - tanggal: 03-05-2011 16:49:14 WIB
Nubuat Nabi
Sudah dinubuat, kekerasan hanya akan berakhir setelah Isa Al Masih kembali ke Dunia. Ini sudah diNubuat para Nabi. Tanpa Osama atau Obama, kekerasan akan terus terjadi, terutam dari Timur Tengah. Hanya saja Bangsa kita perlu berpikir cerdas agar tidak ikut-ikut mengimpor kekerasan dari Afganistan, Pakistan, Irak, Palestina, Israel, dll. Serta para toko Agama perlu beri pencerahan yang masuk akal bagi umat/jemaatnya. Salam damai. Surga tidak diperoleh dengan membunuh orang tak bersalah.
dikomentari oleh: Akim - tanggal: 03-05-2011 15:12:48 WIB
World Without Violence ?
"kekerasan hanya akan melahirkan kekerasan sampai kiamat" >> thumbs up .
dikomentari oleh: samahitta - tanggal: 03-05-2011 13:50:54 WIB
Advertisement
Advertisement
MORE NEWS»
Kamis, 23 Februari 2012 00:00 WIB
Rabu, 22 Februari 2012 00:01 WIB
Selasa, 21 Februari 2012 00:01 WIB
Senin, 20 Februari 2012 00:00 WIB
Sabtu, 18 Februari 2012 00:00 WIB
Jumat, 17 Februari 2012 00:00 WIB
Kamis, 16 Februari 2012 00:00 WIB
Rabu, 15 Februari 2012 00:01 WIB
Selasa, 14 Februari 2012 00:00 WIB
Senin, 13 Februari 2012 00:00 WIB
Sabtu, 11 Februari 2012 00:00 WIB
Jumat, 10 Februari 2012 00:01 WIB


   Index Berita

Porno izle

porno izleme siteleri: porno video, pornolar, rus pornosu izle, anal teen videos