JAKARTA--MICOM: Tradisi perolehan medali emas Tim Olimpiade Fisika Indonesia (TOFI) dalam ajang olimpiade fisika internasional masih berlanjut. Hal ini dibuktikan pada Asian Physics Olympiad (APhO) ke-12 yang diselenggarakan di Tel Aviv, Israel, dari tanggal 1 – 9 Mei 2011. Satu medali emas sukses diraih oleh Evan Laksono, siswa SMAK IPEKA Tomang Jakarta.
Prestasi ini dilengkapi pula dengan dua raihan Honorable Mention (HM) atas nama Erwin Handoko Tanin (SMA Sutomo 1 Medan), dan Limiardi Eka Sancerio (SMAK Penabur Gading Serpong Tangerang).
Kepala Rombongan Dr. Hendra Kwee mengungkapkan, Evan Laksono berhasil mendapat emas setelah mencapai nilai 35. Sementara kedua rekannya itu mendapat nilai masing-masing 18,2 dan 17,2.
"Penyelenggaraan kali ini merupakan salah satu yang tersulit," cetusnya, saat dihubungi Minggu (8/5).
3 pimpinan tim yang merupakan 3 dosen dari Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Surya yaitu Dr. Hendra Kwee, Dr. Zainul Abidin, dan Dr. Herry Kwee, memang menilai, soal eksperimen APhO ini sangat sulit. Kesulitan terutama terdapat pada soal kedua mengenai “Optical Blackbox”, dimana siswa diminta untuk menentukan sifat-sifat optik dari material untuk fabrikasi LCD.
"Saingan terberatnya seperti biasa, China. Mereka mendapat 8 emas. Meskipun panitia tak menetapkan juara umum, namun secara informal China adalah juara umumnya," ucapnya.
Tahun ini, kata Hendra, TOFI hanya mengirimkan 5 siswa ke kompetisi yang didikuti 16 negara Asia, termasuk Australia, Israel, dan Rusia itu. Dua siswa lainnya adalah I Wayan Gede Tanjung Krisnanda (SMAN 4 Denpasar) dan Hendra Wijaya (SMA Presiden Cikarang). Menurutnya, tim binaan STKIP Surya ini adalah tim yang berbeda dengan seleksi nasional untuk olimpiade fisika internasional.
"Tetapi kami terbuka jika dari Diknas menginginkan (anak-anak bergabung ke dalam tim). Kami senang hati menerima. Namun jika terhambat birokrasi, itu tidak masalah," paparnya.
Seperti diketahui, APhO merupakan kompetisi fisika negara-negara Asia yang diprakarsai oleh Yohanes Surya pada tahun 2000. Dalam ajang ini, tradisi prestasi itu sudah terpupuk sejak APhO pertama kali diselenggarakan di Indonesia. Sampai tahun ini, Indonesia secara total telah memperoleh 23 medali emas, 15 perak, 27 perunggu dan 35 Honorable Mention.
Selain itu, tradisi emas Indonesia pun terjaga dalam ajang International Physics Olympiad (IPhO) sejak tahun 2002. 20 medali emas, 18 perak, 25 perunggu dan 15 HM berhasil dikoleksi.(*/X-12)