Kebijakan Cuti Bersama Tunjukkan Bangsa Pemalas
Penulis : Syarief Oebaidillah
Sabtu, 14 Mei 2011 21:26 WIB     
Komentar: 5
1 Like Dislike 2

Kebijakan Cuti Bersama Tunjukkan Bangsa Pemalas
Ilustrasi--rj
JAKARTA--MICOM: Keputusan pemerintah secara mendadak menetapkan cuti bersama pada 16 Mei 2011 menuai kritik. Kebijakan tersebut menunjukkan bangsa Indonesia sebagai bangsa pemalas dan semakin memperburuk catatan kebijakan publik pemerintah. Sebab itu, cuti bersama mesti dihapus.

Hal tersebut dikemukakan pengamat kebijakan publik Agus Pambagio dan Andrinof A Chaniago saat dihubungi Media Indonesia secara terpisah, Sabtu (14/5).

Seperti diketahui, pemerintah telah mengeluarkan surat keputusan bersama (SKB) tiga menteri yakni SK Menteri Agama Nomor 2 tahub 2011, SK Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 120/MEN/V/2011, dan SK Menteri Negara Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor SKB/01/M.PAN-RB/05/2011 tertanggal 13 Mei 2011.

SKB tersebut menyatakan dalam rangka efisiensi dan efektivitas hari kerja, hari libur dan cuti bersama maka dipandang perlu ditata kembali pelaksanaannya. Untuk itu, hari Senin 16 Mei 2011 dinyatakan sebagai Cuti Bersama.

“Bagi saya cuti bersama menunjukkan kita sebagai bangsa pemalas dan terkebelakang. Alasannya sangat tidak masuk akal. Ini memperlihatkan bukan hanya buruh yang tidak punya etos kerja, tetapi pemimpin kita juga tidak punya etos kerja. Jadi terbukti pemimpin kita tidak punya leadership hanya mementingkan pencitraan,” tegas Agus Pambagio. (Bay/OL-8)

Share |

KOMENTAR





Cuti bersama, siapa senang?
Sudah saatnya bangsa ini memberikan pelayanan prima kepada masyarakatnya. Bila cuti bersama ini diumumkan secara dadakan, tentunya akan mengganggu jadwal pekerjaan bagi mereka yang membutuhkan pelayanan aparat pemerintah. Terlebih lagi bagi mereka yang berkaitan dengan pengadaan barang/ jasa.Jadi, cuti bersama siapa senang?
dikomentari oleh: farida - tanggal: 15-05-2011 16:36:44 WIB
lebay
penghamba pencitraan serta pesona pemerintah saat ini...........
dikomentari oleh: anto - tanggal: 15-05-2011 00:38:35 WIB
Cuti Bersama = korupsi bersama
Pemerintah menyadari/tidak menyadari bahwa kebijakan cuti bersama telah merugikan keuangan negara, coba hitung berapa juta PNS yang makan gaji buta dan berapa juta orang yang merasa dirugikan hanya karena tidak dapat pelayanan dalam satu hari itu.
dikomentari oleh: maskuri - tanggal: 14-05-2011 23:36:13 WIB
Lebih2 lagi keputusan yang mendadak menunjukkan kekacauan pola pikir
Penetapan hari libur dan cuti bersama harus sudah ditetapkan selambat2nya tanggal 24 Desember tahun sebelumnya sehingga para pengaturpekerjaan (mandor atau foremen dapat merencanakan kerja dengan efisien. Malas sedikit boleh tapi kalau tidak efisien itu lebih celaka lagi.
dikomentari oleh: sambodhosumani - tanggal: 14-05-2011 23:16:43 WIB
KERBAU MINTA DIPECUT
Indonesia terlalu banyak menikmati liburan bersama. Inilah pola2 kerja pemerintahan yang ingin dibayar dg gaji yang tinggi, tetapi prestasi kerjanya kurang memuaskan. Ketika cuti bersama maka para pengabdi negara ingin santai-santai sejenak, akan tetapi begitu banyak mengorbankan waktu pengabdiannya untuk melayani publik.Justru pola2 kerja inilah yang bisa menimbulkan banyak rakyat yang dikecewakan.
dikomentari oleh: Samsara - tanggal: 14-05-2011 21:44:01 WIB
Advertisement
Advertisement
MORE NEWS»
Kamis, 23 Februari 2012 13:15 WIB
Kamis, 23 Februari 2012 12:57 WIB
Kamis, 23 Februari 2012 11:53 WIB
Kamis, 23 Februari 2012 11:36 WIB
Kamis, 23 Februari 2012 11:28 WIB
Kamis, 23 Februari 2012 11:07 WIB
Kamis, 23 Februari 2012 08:54 WIB
Kamis, 23 Februari 2012 07:40 WIB
Kamis, 23 Februari 2012 03:21 WIB
Kamis, 23 Februari 2012 03:00 WIB
Kamis, 23 Februari 2012 01:06 WIB
Kamis, 23 Februari 2012 01:05 WIB


   Index Berita

Porno izle

porno izleme siteleri: porno video, pornolar, rus pornosu izle, anal teen videos