PADANG--MICOM: Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Sumbar Syamsul Rizal menerima laporan tentang data masuk (input data) kelulusan siswa SMA atau yang sederajat di 200 sekolah di Sumbar bermasalah.
"Dari laporan yang diterima, sebanyak 200 sekolah di Sumbar bermasalah pada 'input' data jumlah kelulusan siswanya," kata Syamsul Rizal di Padang, Minggu (15/5).
Saat ini verifikasi data kelulusan di Sumbar masih berlangsung, dan ditargetkan akan rampung pada malam ini juga, katanya.
Ia menambahkan jika hingga Minggu malam nanti verifikasi data akhir kelulusan ujian nasional siswa SMA dan yang sederajat di Sumbar belum juga rampung, kemungkinan pengumuman kelulusannya akan dilakukan dua tahap.
"Bagi kabupaten/kota yang telah final data hasil kelulusan ujian nasional, maka besok (Senin 16/5) telah bisa menyampaikan kelulusannya," kata Syamsul Rizal.
Namun, katanya, bagi yang belum juga rampung maka pengumuman kelulusan ujian nasional di daerahnya bisa mundur.
Sehubungan dengan metode pengumuman kelulusan ujian nasional kepada siswa, katanya, Dinas Pendidikan kabupaten/kota berhak menentukan sendiri bagaimana metode pengumuman kelulusan ujian nasional itu.
"Sekolah itu milik kabupaten/kota, jadi Dinas Pendidikan setempat berhak menentukan metode apa yang dipilih terkait pengumuman ujian nasional, bisa jadi lewat SMS, internet ataupun melalui media massa," katanya.
Ia menyebutkan pada tahun ini sebanyak 61.069 peserta yang terdiri atas 36.267 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), 7.258 siswa Madrasah Aliyah (MA), dan 17.544 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) telah mengikuti ujian nasional pada 18-21 April lalu. SMA/MA/SMK di Sumbar.
Ia belum dapat memastikan berapa jumlah siswa yang lulus dan yang tidak lulus dalam ujian nasional.
Pihaknya belum dapat memastikan jumlah siswa SMA sederajat yang lulus UN tahun ini, antara lain karena terjadi masalah dalam memasukkan data pada 200 sekolah tersebut.
Kepala Disdikpora Sumbar mengaku pihaknya telah menerima imbauan dari BSNP agar pengumuman kelulusan diundur dan dilakukan serentak pada Rabu (18/5) berhubung pada Senin (16/5) merupakan cuti bersama dalam rangka Hari Waisak yang jatuh pada Selasa (17/5).
"Disdik Sumbar tetap memilih jadwal pengumuman UN seperti semula 16 Mei, meski bertepatan dengan libur bersama peringatan Hari Waisak," katanya. (Ant/OL-9)
sebenarnya saya salut sama bapak,tpi mau gimana lagi,cara untuk melihat kelulusannya terlalu susah.lihat lewat sms gag bisa,lewat internet apa lagi........