TYRE--MICOM: Lebanon melarang semua demonstrasi di dekat perbatasan Israel ketika Palestina bersiap untuk menandai 44 tahun didudukinya Tepi Barat dan Jalur Gaza oleh Israel dalam Perang Enam Hari 2967.
"Militer telah mengambil keputusan untuk melarang demonstrasi di selatan (sungai) Litani dan utamanya di perbatasan," kata pejabat itu, Jumat (3/6).
"Militer tidak akan membolehkan siapapun mendekati perbatasan," ujar pejabat itu, yang berbicara tanpa menyebut nama.
Warga Palestina di Lebabon dan negara Arab lainnya yang berdekatan dengan Israel telah menyatakan mereka akan berunjuk rasa di perbatasan negara Yahudi itu Ahad untuk menandai ulang tahun tersebut, yang dikenal dalam bahasa Arab sebagai
naqba<.i> atau kepedihan.
Para penyelenggara telah mengatakan dalam satu pernyataan bahwa unjuk rasa itu telah dibatalkan karena larangan tersebut. Mereka juga meminta warga Palestina di Lebanon untuk melakukan aksi duduk dan berkumpul di kamp-kamp pengungsi, pada Minggu nanti.
Dalam demonstrasi pada 15 Mei, ribuan demonstran di Lebanon, Suriah dan Gaza berusaha untuk memaksakan jalan mereka melintasi perbatasan dalam unjuk perkabungan massa karena pembentukan negara Yahudi pada 1948 itu.
Tentara Israel telah melepaskan tembakan, yang menewaskan empat orang di garis (perbatasan dengan) Suriah, dan 10 lainnya di perbatasan dengan Lebanon. Di Gaza utara, lebih dari 120 orang telah terluka dalam protes yang sama.
Sebelum ulang tahun, militer Israel telah mengerahkan tentara tambahan di perbatasan Lebanon dan juga di garis gencatan senjata di Dataran Tinggi Golah yang diduduki Israel.
Pada Kamis, seorang wartawan AFP di Lebanon selatan menyaksikan tentara Israel telah menempatkan kawat berduri lagi di perbatasan, meskipun militer Israel menolak mengomentari mengenai laporan itu.
PM Israel Benjamin Netanyahu mengatakan ia telah memerintahkan militer untuk bertindak dengan tegas tapi menghindari pertumpahan darah dalam setiap demonstrasi di perbatasan.
"Istruksi saya jelas: untuk bertindak dengan mengekang diri tapi dengan ketentuan penting untuk melindungi perbatasan kami ... dan warga kami," katanya. (Ant/Ol-3)