, penembakan terjadi saat sejumlah personel TNI menggelar patroli pengamanan di Kampung Yambi. Aparat TNI yang sedang melintas mendadak diserang sekelompok warga bersenjata berjumlah 5-10 orang.
Dalam serangan mendadak ini, Pratu Lukas Yahya Kafiar tertembak di bagian kepala dan tembus ke belakang. Korban gugur sebelum sempat mendapatkan pertolongan. Usai beraksi, para pelaku penembakan melarikan diri menuju hutan di sekitar lokasi kejadian.
Juru Bicara Kodam XVII Cenderawasih, Letkol Inf Ali H Bogra ketika dikonfirmasi, membenarkan adanya peristiwa penembakan itu. "Benar ada prajurit kami yang ditembak hingga gugur saat melakukan patroli. Kami saat ini masih melakukan penyelidikan," ujarnya.
Ditanya kronologis kejadian, Ali H Bogra enggan menjawab secara detail.
"Kami masih melakukan penyelidikan dan mengejar para pelaku yang diduga keras kelompok separatis bersenjata, nanti ya saya akan beri keterangan lengkap," ujar dia melalui telepon selulernya.
Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Mulia. Saat ini korban sudah diterbangkan dengan helikopter menuju Markas Kodam Cenderawasih di Jayapura. Rencananya Panglima Kodam Mayjen Erfi Triassunu akan menerima langsung korban sebelum kemudian menyerahkan ke pihak keluarga untuk
kemudian dimakamkan.
Sebelumnya, pada Selasa (10/3), penghadangan dan penembakan juga dilakukan kelompok sipil bersenjata di wilayah Kali Semen, Kampung Puncak Senyum, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, yang menewaskan dua warga sipil berusia 25 dan 35 tahun. Dua warga sipil lainnya yang mengalami luka-luka tembak berusia 19 dan 30 tahun.(FO/N-4)
|
Jumat, 25 Mei 2012 00:00 WIB
|
|
Jumat, 25 Mei 2012 00:00 WIB
|
|
Kamis, 24 Mei 2012 00:01 WIB
|
|
Kamis, 24 Mei 2012 00:01 WIB
|
|
Rabu, 23 Mei 2012 00:00 WIB
|
|
Rabu, 23 Mei 2012 00:00 WIB
|
|
Selasa, 22 Mei 2012 00:00 WIB
|
|
Selasa, 22 Mei 2012 00:00 WIB
|
|
Senin, 21 Mei 2012 00:01 WIB
|
|
Senin, 21 Mei 2012 00:00 WIB
|
|
Jumat, 18 Mei 2012 00:01 WIB
|
|
Jumat, 18 Mei 2012 00:01 WIB
|
Index Berita |