SLEMAN--MICOM: Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini membuka layanan kuliah di Universitas Terbuka bagi para narapidana yang menjalani hukuman di tempat tersebut.
"Kami menyadari bahwa pendidikan merupakan sesuatu yang penting bagi siapapun. Memperoleh pendidikan merupakan hak setiap orang, sehingga kami mulai membuka layanan kuliah Universitas Terbuka," kata Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) IIB Sleman Sukamto, Rabu (17/8).
Menurut dia, potensi dan juga keinginan dari para napi yang sedang menjalani masa hukuman di Lapas IIB Sleman cukup tinggi. "Rencananya proses kuliah 12 napi yang telah mendaftar akan dimulai pada September nanti. Kami sudah mendatangi pihak keluarga napi yang bersangkutan dan mereka semua setuju baik dari segi biaya maupun izin belajar," ujarnya.
Ia menuturkan, pihaknya juga meyakinkan keluarga selama mengikuti kuliah, nantinya tidak ada waktu yang terbuang dengan percuma sehingga saat keluar dari lapas, sudah bisa mengantongi gelar S1.
"Pelaksanaan belajar para napi yang kuliah tersebut nantinya tetap akan berlangsung di dalam lapas. Mereka bisa mempelajari buku-buku dan modul yang akan dikirimkan pihak Universitas Terbuka ke lapas. Saat akhir semester nantinya mereka juga akan melaksanakan ujian semesteran," paparnya.
Sukamto mengatakan, meski biaya masih ditanggung para warga binaan dan keluarga, tetapi pihaknya menjamin biaya yang dikeluarkan tidak akan semahal perguruan tinggi konvensional lainnya.
"Biaya bahkan bisa semakin murah jika ada beberapa warga binaan tertarik untuk mendaftar di satu jurusan tertentu, sehingga buku bisa mereka pergunakan bergantian. Dengan begini mereka yang sebelumnya sudah kuliah bisa melanjutkan kuliah, sedangkan yang baru ingin kuliah bisa menempuh pendidikannya di dalam dan bisa melanjutkannya jika memang sudah bebas," ucapnya. (Ant/OL-04)
Ketika semua pendidikan sangat dibutuhkan oleh seuma/seluruh warga masyarakat indonesia, kini UT bisa lebih berani memasuki dunia yang dianggap KRIMININ oleh sbagian Masyrakat dengan memberikan jam kuliah/pendidikan kepada para napi. Maju terus pendidikan Indonesia, Maju terus UT, Doa dan kebanggan kami sebagai Mahasiswa di Universitas Terbuka.