BEIJING--MICOM: Penampilan perenang hebat Ian Thorpe mengecewakan karena ia hanya mampu mendapat posisi ke-15 secara keseluruhan dalam Piala Dunia jarak pendek Beijing pada nomor 100 meter gaya bebas, Selasa (8/11).
Perenang asal Australia ini, yang tampil bagus saat ia kembali ke dunia renang pada ajang Piala Dunia Singapura akhir pekan lalu, hanya menorehkan catatan waktu 50,21 detik, lebih lambat 0,61 detik dari batas kualifikasi.
Peraih lima medali emas Olimpiade ini juga gagal lolos ke babak final untuk 100 meter gaya ganti perorangan dengan catatan waktu dua ratus detik, sehingga harapannya untuk secepatnya kembali ke performa terbaiknya menguap. Ia juga turut bertanding dalam kelas 100 meter gaya kupu-kupu pada Rabu.
Akhir pekan ini, Thorpe akan berkompetisi di Tokyo dalam usahanya menembus kualifikasi Olimpiade untuk tim Australia pada Maret, di mana ia akan berharap dapat turut serta dalam Olimpiade London 2012 dan bertanding dengan bintang Amerika Serikat, Michael Phelps.
"Saya pikir banyak orang meremehkan kompleksitas renang," kata Thorpe di Singapura, di mana ia menyelesaikan lomba di posisi kedua terakhir pada final 100 meter gaya ganti perorangan, dan gagal tampil bagus di kelas 100 meter gaya kupu-kupu.
"Saya berkata pada orang-orang, jika saya kembali mulai berenang, itu akan memerlukan waktu tiga tahun untuk mengembalikan saya ke tempat saya sebelumnya. Saya tidak berencana selama itu. Saya mencoba untuk mempercepatnya."
Ia menambahkan, "jika saya sudah berada di Tokyo dan tidak berenang lebih cepat lagi, saya akan sangat frustrasi, dan saya akan benar-benar terganggu, sebab saya mengharapkan hal ini (berenang lebih cepat) dari diriku untuk sekarang."
Thorpe mengumumkan kembalinya dirinya ke gelanggang renang pada Februari, dan telah berlatih di Swiss di bawah arahan pelatih Gennadi Touretski.
Ia mendapatkan lima medali emas pada Olimpiade 2000 dan 2004, bersama dengan sebelas titel juara dunia sebelum kemudian mengundurkan diri pada 2006, saat masih berusia 24 tahun. (Ant/OL-2)