JAKARTA--MICOM: Pelatih timnas U-23 Rahmad Darmawan meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia atas kegagalan tim asuhannya meraih emas sepak bola SEA Games XXVI. Di final, Senin (23/11) di Stadion Utama Gelora Bung, Karno, Indonesia menyerah 3-4 dari Malaysia dalam adu penalti setelah bermain 1-1 selama 120 menit. "/> JAKARTA--MICOM: Pelatih timnas U-23 Rahmad Darmawan meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia atas kegagalan tim asuhannya meraih emas sepak bola SEA Games XXVI. Di final, Senin (23/11) di Stadion Utama Gelora Bung, Karno, Indonesia menyerah 3-4 dari Malaysia dalam adu penalti setelah bermain 1-1 selama 120 menit. , media indonesia, media, indonesia, news, stories ,berita, actual, aktual, editorial, politic, politik, criminal, kriminal, sports, olahraga, polkam, economic, ekonomi, laws, hukum, nusantara, jabotabek, sains, technology,teknologi, keamanan, entertainment, hiburan, entertain, artist, sby, lapindo, internasional, tsunami, earth quake,gempa, gempa bumi, longsor, tourism,pariwisata, soccer, sepakbola, humaniora, asian games, sea games, olimpiade, election, pemilu, pilkada, gubernur, kepala daerah, bupati, wali kota, walikota, dpr, mpr, menteri, negara, presiden, wapres, kala, metrotv, paloh, surya paloh"/> JAKARTA--MICOM: Pelatih timnas U-23 Rahmad Darmawan meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia atas kegagalan tim asuhannya meraih emas sepak bola SEA Games XXVI. Di final, Senin (23/11) di Stadion Utama Gelora Bung, Karno, Indonesia menyerah 3-4 dari Malaysia dalam adu penalti setelah bermain 1-1 selama 120 menit. "/>
Garuda Muda Diakui Kalah Mental
Selasa, 22 November 2011 08:13 WIB     
komentar
0 Like Dislike 0

Garuda Muda Diakui Kalah Mental
MI/Grandyos Zafna/sa
JAKARTA--MICOM: Pelatih timnas U-23 Rahmad Darmawan meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia atas kegagalan tim asuhannya meraih emas sepak bola SEA Games XXVI. Di final, Senin (23/11) di Stadion Utama Gelora Bung, Karno, Indonesia menyerah 3-4 dari Malaysia dalam adu penalti setelah bermain 1-1 selama 120 menit.
Rahmad mengakui timnya kalah mental dari lawannya tersebut. Sebelum drama adu penalti, ia menyatakan hanya tiga pemainnya yang siap untuk menendang penalti sehingga harus memberi suntikan moral agar pemain lainnya mau melaksanakan tugas penting itu.
"Kita sudah siapkan adu penalti dalam latihan, tapi memang belum tentu mereka memang siap di pertandingan besar. Dari lima penendang tadi, yang siap sebetulnya cuma tiga pemain," ungkapnya.
Lebih lanjut, Rahmad meminta maaf karena gagal memenuhi ekspektasi masyarakat untuk mengakhiri paceklik emas sejak SEA Games 1991. Ia pun berterima kasih atas dukungan tak kenal lelah yang ditunjukkan suporter Merah-Putih selama ini.
"Saya mohon maaf kepada seluruh rakyat Indonesia karena tidak bisa memenuhi keinginan untuk melihat timnas menjadi yang terbaik. Apapun alasannya, saya telah gagal," tandas RD. (Ash/OL-04)


Share |

Advertisement
Advertisement
MORE NEWS»
Kamis, 24 Mei 2012 23:10 WIB
Minggu, 20 Mei 2012 14:13 WIB
Kamis, 24 November 2011 23:06 WIB
Kamis, 24 November 2011 05:59 WIB
Kamis, 24 November 2011 05:34 WIB
Kamis, 24 November 2011 04:40 WIB
Kamis, 24 November 2011 02:14 WIB
Selasa, 22 November 2011 20:02 WIB
Selasa, 22 November 2011 19:53 WIB
Selasa, 22 November 2011 13:44 WIB
Selasa, 22 November 2011 09:44 WIB
Selasa, 22 November 2011 08:37 WIB


   Index Berita