PALEMBANG--MICOM: Mantan petinju nasional Johny Asadoma berpendapat pembinaan pembinaan atlet setelah berakhirnya SEA Games XXVI di Jakarta dan Palembang harus lebih ditingkatkan lagi."/> PALEMBANG--MICOM: Mantan petinju nasional Johny Asadoma berpendapat pembinaan pembinaan atlet setelah berakhirnya SEA Games XXVI di Jakarta dan Palembang harus lebih ditingkatkan lagi., media indonesia, media, indonesia, news, stories ,berita, actual, aktual, editorial, politic, politik, criminal, kriminal, sports, olahraga, polkam, economic, ekonomi, laws, hukum, nusantara, jabotabek, sains, technology,teknologi, keamanan, entertainment, hiburan, entertain, artist, sby, lapindo, internasional, tsunami, earth quake,gempa, gempa bumi, longsor, tourism,pariwisata, soccer, sepakbola, humaniora, asian games, sea games, olimpiade, election, pemilu, pilkada, gubernur, kepala daerah, bupati, wali kota, walikota, dpr, mpr, menteri, negara, presiden, wapres, kala, metrotv, paloh, surya paloh"/> PALEMBANG--MICOM: Mantan petinju nasional Johny Asadoma berpendapat pembinaan pembinaan atlet setelah berakhirnya SEA Games XXVI di Jakarta dan Palembang harus lebih ditingkatkan lagi."/>
Pembinaan Atlet Tinju Harus Ditingkatkan
Kamis, 24 November 2011 04:40 WIB     
komentar
0 Like Dislike 0

Pembinaan Atlet Tinju Harus Ditingkatkan
MI/Rommy Pujianto/ip
PALEMBANG--MICOM: Mantan petinju nasional Johny Asadoma berpendapat pembinaan pembinaan atlet setelah berakhirnya SEA Games XXVI di Jakarta dan Palembang harus lebih ditingkatkan lagi.
"Saya  menginginkan agar pembinaan atlet setelah SEA Games XXVI usai lebih ditingkatkan lagi, terutama pada cabang tinju. Sebagai tuan rumah seharusnya cabang tinju mampu meraih lebih dua emas," kata Johny di Palembang, Rabu (23/11).
Saat menjadi tuan rumah SEA Games XIX tahun 1997, Indonesia mampu meraih tujuh medali emas dari tinju. Kemerosotan prestasi itu harus dipertanyakan dan jajaran pengurus harus segera melakukan evaluasi, agar menemukan titik permasalahan yang ada saat ini, kata Johny.
Menurut dia, para petinju yang tampil dan tidak berprestasi tidak bisa disalahkan. Maju tidaknya seorang petinju nasional tergantung pengurusnya yang harus mampu mengubah pembinaan di masa mendatang.
Dia mengatakan petinju Alex Tatontos di kelas 75kg dan Julio Bria di kelas 52kg tampil cukup bagus. Melalui perjuangan optimal, akhirnya keduanya mampu menyuguhkan medali emas. Sedangkan Afdan Bachtila di kelas 64kg dan Matius Mandiangan di kelas 60kg sudah berusaha semaksimal mungkin melangkah ke final, meski akhirnya harus puas dengan medali perak.
Denisiua Agustinus di kelas 49 putra dan Apriliani Pricilia di kelas 49kg putri serta Selly Manimbo di kelas 46 putri menyuguhkan medali perunggu. Hal yang sama dialami Langi Rafli di kelas 56kg putra mempersembahkan medali perunggu. Sedangkan Irene Sasihiang 56kg putri menambah medali perak.
Petinju yang tampil di SEA Games XXVI, menurut dia, sudah berusaha seoptimal mungkin untuk menyuguhkan prestasi terbaiknya. Hal itu patut mendapat perhatian dan bimbingan, agar bisa berjaya di SEA Games XXVII Myanmar dua tahun mendatang. (Ant/OL-04)


Share |

Advertisement
Advertisement
MORE NEWS»
Kamis, 24 Mei 2012 23:10 WIB
Minggu, 20 Mei 2012 14:13 WIB
Kamis, 24 November 2011 23:06 WIB
Kamis, 24 November 2011 05:59 WIB
Kamis, 24 November 2011 05:34 WIB
Kamis, 24 November 2011 02:14 WIB
Selasa, 22 November 2011 20:02 WIB
Selasa, 22 November 2011 19:53 WIB
Selasa, 22 November 2011 13:44 WIB
Selasa, 22 November 2011 09:44 WIB
Selasa, 22 November 2011 08:37 WIB
Selasa, 22 November 2011 08:13 WIB


   Index Berita