LAMONGAN--MICOM: Sebuah kapal motor (KM) pengangkut bahan bakar minyak (BBM) terbakar di Pelabuhan Sedayu Lawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, Jatim, Kamis (1/12) malam. Akibat kejadian ini, tiga korban yang mengalami luka bakar serius.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran yang menimbulkan ledakan beberapa kali ini belum diketahui secara pasti. Namun, peristiwa ini terjadi saat kapal sedang mengisi BBM. Kobaran api yang membesar juga membakar dua perahu nelayan lainnya hingga ludes.
Kini, ketiganya di rujuk ke RS Medika, Tuban untuk mendapatkan perawatan intensif di RS Medika Mulia Tuban. Tiga korban yang mengalami luka bakar itu anak buah kapal (ABK). Mereka adalah Maryadi, Ismail, dan Mustofa, warga Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jatim.
Berdasarkan infomasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Saat itu, KM Darma Ferry milik Muhdar, warga Kepulauan Bawean, Kabupaten Gresik, Jatim, ini sedang membongkar muatan bahan bakar solar dan bensin di Pelabuhan Sedayu Lawas. Namun, tiba-tiba muncul percikan yang diduga berasal dari ruang mesin dan api langsung menyambar BBM.
Kondisi ini, menimbulkan ledakan puluhan kali. Tiga ABK yakni, Maryadi, Ismail, dan Mustofa, tersambar kobaran api yang membesar dengan cepat.
Maher, salah satu warga setempat, menyebutkan kejadian ini berlangsung dengan cepat. Dia menduga percikan api berasal dari dari ruang mesin yang langsung menyambar BBM yang diangkut. Menurutnya, kobaran api yang membesar itu juga menimbulkan ledakan besar.
"Ledakan terjadi berulang-ulang," ungkapnya.
Tidak hanya itu, kata dia, kobaran api yang disertai ledakan juga membakar dua perahu nelayan yang ditambatkan di sebelah kapal itu. Kobaran api di kapal tidak mudah dipadamkan karena KM Darma Fery milik Muhdor ini juga mengangkut drum-drum BBM. Terlebih, satu jam setelah kejadian mobil pemadam kebaran baru datang ke lokasi kejadian.
Sedangkan, nelayan lain yang khawatir perahunya juga ikut terbakar langsung mengevakuasi kapalnya menjauh dari kapal motor yang terbakar. Kabarnya, lanjut dia, kapal ini sedianya akan mengangkut ribuan liter premium, solar, dan sembako untuk di bawa ke Pulau Bawean. (YK/OL-10)