Warga Syiah Sampang Khawatirkan Keamanan Harta Benda
Penulis : Muhammad Ghozi
Senin, 02 Januari 2012 20:03 WIB     
komentar
0 Like Dislike 0

SAMPANG--MICOM: Para pengikut aliran Syiah pimpinan Tajul Muluk yang mengungsi di GOR Wijaya Kusuma, Sampang, Jawa Timur mengkawatirkan harta dan ternak mereka yang terpaksa ditinggal pascainsiden pembakaran pesantren Syiah di Desa Karang Gayam, Sampang, akhir Desember tahun lalu.

Selain dikawatirkan mati akibat tidak ada yang mengurus, mereka juga kawatir harta dan ternak itu menjadi sasaran pencurian yang dikabarkan kerap terjadi di rumah beberapa pengungsi beberapa hari terakhir.

Beberapa pengungsi yang hartanya dijarah orang tak dikenal itu, antara lain, rumah Hubaidi, warga Desa Karang Gayam dan Iklil Al Milal, warga Desa Blu'uran, Kecamatan Karang Penang.

Keduanya merupakan pengikut Tajul Muluk. Selain itu, isi toko milik Tajul Muluk yang terbakar juga sempat dijarah massa.

"Ternyata tidak ada jaminan keamanan harta kami di desa setelah kami tinggalkan mengungsi. Hampir setiap hari selalu ada laporan penjarahan dan pencurian harta dan ternak kami di sana," kata Hubaidi, di lokasi pengungsian, Senin (2/1). (OL-11)

Share |

Advertisement
Advertisement