Bollywood Dukung Pendanaan Mixed Martial Arts
Selasa, 17 Januari 2012 23:19 WIB     
komentar
3 Like Dislike 1

Bollywood Dukung Pendanaan Mixed Martial Arts
Ilustrasi---REUTERS/Ricardo Moraes/ip
MUMBAI--MICOM: Setelah mendanai olahraga kriket yang glamor dan liga otomotif di India, kini Bollywood telah membelokkan perhatiannya pada dunia bela diri campuran (mix martial arts/MMA) dengan serangkaian ajang, yang menampilkan petarung-petarung lokal berhadapan dengan lawan-lawan dari luar negeri.

Aktor Sanjay Dutt dan pengusaha Raj Kundra telah meluncurkan liga pertarungan super (super fight league/SFL) dengan ajang yang rencananya dilangsungkan di Mumbai, Chandigarhl, dan New Delhi.

Acara pertama akan berlangsung di Mumbai pada 11 Maret, di mana pertarungan yang menjadi tajuk utama adalah pertarungan antara atlet kick boxing dan MMA, Bob 'The Beast' Sapp melawan petarung Inggris, James Thompson.

Kundra, yang datang dengan istrinya Shilpa Shetty, yang merupakan pemilik waralaba Rajasthan Royals di liga kriket India (IPL), mengatakan SFL akan menghadirkan petarung-petarung MMA dari seluruh dunia untuk melawan bakat-bakat lokal.

"Saya sangat bergairah terhadap semua olahraga. Saya menikmati sepak bola, kriket, dan saya telah menyaksikan mma untuk setidaknya selama lima tahun terakhir," kata Kundra kepada Reuters dalam sebuah wawancara. "Ini akan menjadi yang pertama kalinya untuk India, dan saya yakin ini akan menjadi besar."

Kundra mengakui kalau awalnya akan sulit untuk meraup keuntungan finansial dari olahraga tarung bebas di India, namun ia percaya kalau hal popularitas olahraga ini telah berkembang dengan skala global, sehingga ini merupakan investasi jangka panjang.

Setelah sempat kesulitan untuk diterima khalayak ramai, MMA telah menjadi salah satu olahraga paling berkembang di dunia, dengan masuknya sponsor dan pendapatan dari media.

Ultimate Fighting Championship (UFC), merupakan salah satu promosi MMA terbesar, yang telah mengikat kontrak tujuh tahun dengan jaringan televisi Fox pada Agustus, dengan pendapatan hak siar sebesar 90-100 juta dolar per tahun.

Promotor Asia, ONE Fighting Championship, yang disokong dana dari investor asal Timur Tengah, juga tertarik meraup keuntungan dari berkembangnya popularitas MMA dan telah mengikat kontrak menguntungkan dengan sponsor dan penyiaran di seluruh wilayah Asia.

"Sejujurnya saya tidak melakukan hal ini untuk bisnis semata, ini tidak seperti kriket, di mana anda dapat pergi, menjual, dan mendapatkan uang anda kembali," kata Kundra.

"Ini adalah pandangan jangka panjang, dan saya tidak berpikir kalau saya akan memulihkan semuanya dalam beberapa tahun mendatang." "Ini lebih kepada membangun merek, dan kemudian kami akan melakukan penaksiran setelahnya." (Ant/OL-2)

Share |

Advertisement
Advertisement
MORE NEWS»
Minggu, 18 Desember 2011 23:57 WIB
Selasa, 06 Desember 2011 11:00 WIB
Rabu, 09 November 2011 07:54 WIB
Senin, 07 November 2011 06:34 WIB
Senin, 18 Juli 2011 00:31 WIB
Kamis, 07 Juli 2011 07:44 WIB
Jumat, 20 Mei 2011 13:19 WIB
Rabu, 18 Mei 2011 02:26 WIB
Rabu, 18 Mei 2011 00:34 WIB
Selasa, 17 Mei 2011 02:41 WIB
Kamis, 05 Mei 2011 21:32 WIB
Rabu, 20 April 2011 22:39 WIB


   Index Berita