Bank Dunia Setujui Metodologi Soil Carbon Baru
Selasa, 31 Januari 2012 14:58 WIB     
komentar
0 Like Dislike 0

JAKARTA--MICOM: Bank Dunia bersama-sama dengan sejumlah mitra menyetujui penggunaan metodologi soil carbon (karbon tanah) baru yang mengadopsi teknik penanaman baru yang meningkatkan produktivitas dan ketahanan terhadap perubahan iklim.

"Mengingat tingkatan pembiayaan karbon yang terbatas untuk sektor pertanian hingga kini, hal ini merupakan langkah penting dalam mempromosikan hubungan antara produktivitas pertanian, adaptasi, dan mitigasi perubahan iklim," kata Manager Unit Pembiayaan Karbon Bank Dunia, Joelle Chassard, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (31/1).

Lembaga Verified Carbon Standard menyetujui metodologi pertama tentang soil carbon, yaitu pendekatan baru untuk pelaksanaan praktik-praktik SALM (sustainable agricultural land management/manajemen tanah pertanian berkelanjutan).

Metodologi itu dikembangkan oleh Bank Dunia untuk Proyek Pembiayaan Karbon Pertanian Kecil yang dijalankan oleh organisasi nonpemerintahan Vi Agroforestry di Kenya Barat.

Proyek perintis di kawasan tersebut meliputi lebih dari 60 ribu petani kecil yang bercocok tanam di lahan sebesar 45 ribu hektare, dan didukung oleh Dana BioKarbon Bank Dunia.

Penetapan lokasi di Kenya barat juga dilakukan antara lain karena para petani di kawasan tersebut mengalami dampak perubahan iklim secara langsung melalui kekeringan dan menurunnya kesuburan tanah yang juga mengancam mata pencaharian mereka. (Ant/OL-9)

Share |

Advertisement
Advertisement