08.54 Monterrey, Meksiko
Polisi Tangkap Gembong Kartel Narkoba Zetas
Rabu, 01 Februari 2012 00:00 WIB     
komentar
1 Like Dislike 1

Polisi Tangkap Gembong Kartel Narkoba Zetas
AP/Marco Ugarto/vg
Polisi Meksiko utara telah menangkap seorang anggota kartel narkoba Zetas yang mengaku membunuh setidaknya 75 orang. Juru bicara keamanan Negara Bagian Nuevo Leon, Jorge Domene, mengungkapkan anggota kartel yang ditangkap tersebut ialah Enrique Elizondo Flores, 35.

Elizondo mengakui telah melakukan serangkaian pembunuhan terhadap 75 orang. Sebanyak 36 orang korbannya ialah penumpang bus yang bepergian melintasi Kota Cerralvo, dekat perbatasan dengan Texas.

Dalam tiga tahun terakhir, Elizondo juga mengaku turut bertanggung jawab atas pembunuhan anggota kartel narkoba Gulf yang menjadi pesaing kartel Zetas.

Elizondo dan pria bersenjata lainnya membunuh dengan cara menarik penumpang keluar dari bus begitu mereka tiba di stasiun bus Kota Cerralvo. "Elizondo dikenal suka menyiksa, membuat cacat, dan membunuh korbannya," kata Domene, Senin (30/1).

Jaksa Agung Adrian de la Garza mengatakan anggota kartel itu sebenarnya telah ditahan sejak 20 Januari lalu di Kota Salinas Victoria. Namun, pihak berwenang menunda penahanan agar bisa mendapat perincian pengakuannya. Namun, soal motif penculikan dan pembunuhan penumpang bus hingga kini masih belum jelas.

Jaksa Garza menduga anggota kartel tengah merekrut secara paksa sejumlah orang untuk bekerja sama dengan mereka. Bisa juga, kata jaksa, mereka melakukan balas dendam kepada anggota kartel rival mereka yang menaiki bus.

Dari data-data yang dikumpulkan, kelompok Zetas diduga kuat terlibat atas tewasnya 92 penumpang bus dalam tiga serangan sepanjang Januari dan Maret 2011. Banyak korban berasal dari Kota Reynosa, Negara Bagian Guanajuato, dan baru tiba di Cerralvo.

Tahun lalu, pihak berwenang di Negara Bagian Tamaulipas menemukan 193 mayat dari kuburan massal di Kota San Fernando. Saat itu, pasukan keamanan setempat menemukan petunjuk kuat bahwa anggota kartel Zetas terlibat penculikan dan pembunuhan penumpang bus yang melintasi daerah tersebut.

Sejak 2010, wilayah utara Meksiko menjadi ajang persaingan dan pertempuran antara kartel narkoba Gulf dan Zetas. Akibat persaingan itu, lebih dari 47 ribu orang telah tewas. Untuk membasmi kartel narkoba, Presiden Felipe Calderon terus menangkapi pedagang obat bius sejak Desember 2006. (AP/*/I-3)

Share |

Advertisement
Advertisement
MORE NEWS»
Jumat, 25 Mei 2012 00:01 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 00:01 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 00:01 WIB
Kamis, 24 Mei 2012 00:01 WIB
Kamis, 24 Mei 2012 00:01 WIB
Kamis, 24 Mei 2012 00:01 WIB
Rabu, 23 Mei 2012 00:00 WIB
Rabu, 23 Mei 2012 00:00 WIB
Selasa, 22 Mei 2012 00:00 WIB
Selasa, 22 Mei 2012 00:00 WIB
Selasa, 22 Mei 2012 00:00 WIB
Senin, 21 Mei 2012 00:00 WIB


   Index Berita