Ekonomi
Swasembada Garam Bisa asal...
Jumat, 03 Februari 2012 02:00 WIB     
komentar
0 Like Dislike 0

JAKARTA--MICOM: Program swasembada garam bisa dicapai dengan memaksimalkan lahan yang ada sehingga bisa mengurangi impor garam yang pada Januari - November 2011 mencapai 2,7 juta ton senilai dengan Rp1,2 triliun.

"Dengan kemampuan lahan yang sudah ada maupun lahan baru di Indonesia, seharusnya kita mampu mencapai swasembada garam. namun harus ada keseriusan untuk hal tersebut," kata Wakil Menteri Perindustrian Alex Retraubun di Jakarta, Kamis (2/2).

Alex mengatakan, apabila lahan baru di Nusa Tenggara Timur, seperti di Kupang, Naga Keo, dan Ende, dimaksimalkan produksinya akan mengurangi volume impor cukup besar. Bahkan apabila berusaha lebih keras lagi, tidak sulit untuk mencapai swasembada garam.

"Andalan untuk produksi garam memang ada di Jawa Timur dan itu juga harus dimaksimalkan," tambah Alex.

Kebutuhan garam di Indonesia naik dua persen tiap tahun. Padahal, produksi dalam negeri hanya mampu 1,2-1,4 juta ton dan harus didukung dengan cuaca yang bagus.

Untuk saat ini impor garam memang merupakan suatu keharusan. Pasalnya, kebutuhan garam di Indonesia mencapai tiga juta ton per tahun.

"Namun impor tidak boleh bertepatan dengan panen raya dari Aceh sampai Papua," kata Alex. (Ant/OL-5)

Share |

Advertisement
Advertisement