Ilustrasi Pukul--Dok Micom/cs
JAKARTA--MICOM: Kepala Bagian Bidang Operasi Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Bonaparte Silalahi dilaporkan oleh dua orang anak buahnya. Tindakan Bonaparte memukul Brigadir EDN dan Briptu MY berujung pada proses disiplin di Propam.
"Iya benar, ada laporan ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya tentang pemukulan itu," ungkap Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto, Minggu (5/2).
Laporan tersebut dilakukan Jumat (3/2). Kejadian pemukulan itu sendiri terjadi di bawah kolong jembatan Semanggi, Kamis (2/2). Rikwanto tidak menerangkan secara rinci tentang peristiwa pemukulan itu. Menurutnya, Bonaparte memukul EDN dan MY karena tidak menurut ketika dipanggil.
"Komandannya (Bonaparte) ke lokasi jaga. Ketika mereka berdua dipanggil, bukannya datang tapi malah menuju ke pos," terang Rikwanto.
Akibat kejadian tersebut, EDN dan MY menderita luka dan bengkak di wajahnya. Mereka pun melaporkan kejadian itu ke Bid Propam Polda Metro Jaya.
Rikwanto menambahkan, Bonaparte saat ini menjalani proses penyidikan oleh Bid Propam Metro Jaya.
"Setelah laporan diterima, yang bersangkutan akan dipanggil untuk diperiksa. Kenapa dia melakukan itu? Apa dasar dia melakukannya?" ujar Rikwanto.
Terkait kejadian ini, Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Wahyono mengungkapkan, Bonaparte saat ini tidak lagi ditugaskan di Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya. Menurutnya, sudah selayaknya anggota kepolisian yang berbuat salah dilaporkan.
"Yang bersangkutan sudah tidak di Ditlantas lagi. Jika memang salah dilaporkan salah, begitu juga, benar dikatakan benar," tandasnya. (Edn/OL-3)