JAKARTA--MICOM: Setelah menembus pasar pelumas sejumlah negara, Pertamina Lubricants, salah satu unit bisnis dibawah Direktorat Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (Persero), berencana memperluas kehadirannya di mancanegara. Tidak tanggung-tanggung, kali ini pasar yang dibidik perusahaan adalah Amerika Serikat (AS).
Vice President Lubricants Pertamina Supriyanto DH mengatakan Pertamina akan memasuki pasar Negeri Paman Sam melalui kota Seattle. "Saat ini proses masuk pasar Amerika Utara masih dalam proses. Kami mau masuk lewat Seattle," ungkap Supriyanto di Jakarta, Senin (6/2).
Ia menjelaskan, rencana ekspansi pasar tersebut sejalan dengan kebijakan Pertamina yang akan mengkonsentrasikan pemasarannya ke pasar pelumas luar negeri. Hal tersebut mengingat perseroan telah mampu memantapkan dominasinya di pasar domestik, terbukti dengan angka pengusaan pasar yang mencapai 60% pada akhir tahun lalu, naik dibandingkan posisi tahun sebelumnya yang sebesar 54%.
Jika tembus, AS akan menjadi negara ke-20 setelah sebelumnya perusahaan migas pelat merah tersebut mampu menancapkan kukunya di Australia, Jepang, Singapura, Belgia, Myanmar, Thailand, Pakistan, Uni Emirat Arab, China, dan Spanyol. Meski demikian, untuk pasar AS, Pertamina mengaku rencana ekspansi lebih ditujukan sebagai ajang unjuk gigi untuk membuktikan kualitas minyak pelumas produksi perseroan.
"Di negara maju saja produk Pertamina bisa tembus. Ini bisa menjadi pintu dunia untuk menunjukkan bahwa kualitas pelumas kami sangat bagus," ujarnya.
Seperti diketahui, belum lama ini Pertamina baru saja memasarkan produk pelumasnya di 26 provinsi di China. Negeri Tirai Bambu tersebut diperkirakan memiliki pangsa pasar yang 10 kali lebih besar dibanding pasar Indonesia. Sebagai salah satu pasar automotif terbesar di dunia, Pertamina membidik target penjualan hingga satu juta liter pada tahun pertama.
Dengan perkiraan pertumbuhan kendaraan 6%-7% per tahun, diharapkan pada 2015 bisnis pelumas Pertamina di China dapat mencapai hingga lima juta liter per tahun. (Atp/OL-04)