News
Abbas Pimpin Pemerintahan Sementara Palestina
Senin, 06 Februari 2012 19:59 WIB     
komentar
0 Like Dislike 0

DOHA--MICOM: Presiden Palestina Mahmud Abbas akan memimpin pemerintahan konsensus nasional sementara untuk mempersiapkan pemilihan umum mendatang, berdasarkan kesepakatan yang ditandatangani, Senin (6/2), di ibu kota Qatar.

Deklarasi Doha ditandatangani oleh Abbas dan pimpinan Hamas, Khaled Meshaal di hadapan emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al-Thani di Doha. Perjanjian tersebut menyatakan bahwa pemerintah baru Palestina akan terdiri dari para teknokrat independen dan juga akan bertanggung jawab untuk mengawasi rekonstruksi di Jalur Gaza.

Pemerintah baru akan bertanggung jawab atas penerapan kelancaran pemilihan umum presiden dan parlemen, menurut pernyataan yang dibacakan kepada wartawan.

Pernyataan itu tidak menyebutkan kapan pemilihan umum akan diselenggarakan. Deklarasi tersebut selesai setelah pembicaraan dua hari antara Meshaal dan Abbas mengenai masalah-masalah yang muncul dari sebuah perjanjian rekonsiliasi yang ditandatangani oleh kedua faksi April lalu.

Sebuah pertemuan terpisah yang akan mempertemukan semua faksi Palestina lainnya akan diselenggarakan di Kairo pada 18 Februari. "Saat itulah kita akan menetapkan tanggal bagi pemilihan umum parlemen dan presiden," kata seorang pejabat Palestina sebelum deklarasi, Senin.

Di antara isu-isu besar lainnya yang akan diputuskan di Kairo adalah pemilihan umum untuk memilih Dewan Nasional Palestina (PNC), badan legislatif Palestina untuk Organisasi Pembebasan yang tidak termasuk Hamas, kata pejabat tersebut. (Ant/OL-2)

Share |

Advertisement
Advertisement
MORE NEWS»
Jumat, 25 Mei 2012 17:22 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 11:32 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 11:26 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 10:32 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 07:39 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 06:30 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 05:45 WIB
Kamis, 24 Mei 2012 22:19 WIB
Kamis, 24 Mei 2012 22:11 WIB
Kamis, 24 Mei 2012 13:26 WIB
Kamis, 24 Mei 2012 10:18 WIB
Kamis, 24 Mei 2012 09:57 WIB


   Index Berita