JAKARTA--MICOM: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa menegaskan pembangunan industri dalam negeri masih terhambat ekonomi biaya tinggi. Dampak tersebut juga mempengaruhi penciptaan lapangan kerja.
"Itu menggerogoti industri, penting untuk dibenahi secepat mungkin," kata Hatta di Istana, Senin (6/2). Ada beberapa faktor yang mendorong biaya ekonomi tinggi seperti pungutan liar (pungli) yang masih saja terjadi. Belum lagi ditambah tingginya biaya logistik akibat kesedian infrastruktur yang belum cukup memadai.
Selain pungutan liar, juga penting untuk menekan biaya logistik yang saat ini masih tinggi. "Tapi ada juga hal penting kita menekan biaya logistik. Itu artinya infrastruktur, penting kita benahi. secepat mungkin," ujarnya.
Hatta menegaskan pemerintah secara konsisten untuk menyelesaikan permasalah pungli yang masih merajalela. Di samping itu membenahi pembangunan infrastruktur. "Itu yang pada saat rapat koordinasi saya katakan yang harus kita selesaikan," katanya.
Sebelumnya, kalangan industri mengeluhkan masih dibebani biaya ekonomi tinggi setiap tahunnya. Situasi ini dinilai yang menjadi penyebab sektor industri sulit meningkatkan penyerapan tenaga kerja.
Alhasil konflik buruh pun saban tahun masih dijumpai. Lantaran upah buruh tergerus beban pungli tersebut.
Kalangan industri mengatakan industri sekunder atau manufaktur tidak tumbuh cukup pesat untuk mendorong perluasan kesempatan kerja. Pertumbuhan penyerapan tenaga kerja, menurutnya, justru ditopang oleh sektor pertanian dan jasa yang tingkat produktivitasnya cenderung lebih rendah. (Mad/OL-04)