13.10 WIB Tuban, Jawa Timur
Banjir Rendam Padi di Delapan Desa
Selasa, 07 Februari 2012 00:00 WIB     
komentar
0 Like Dislike 0

Banjir Rendam Padi di Delapan Desa
MI/YAKUB
SEDIKITNYA 500 hektare (ha) tanaman padi di delapan desa di Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, terendam banjir. Curah hujan yang tinggi dalam tiga hari terakhir ditambah tersumbatnya avour kuwu (saluran pembuangan) dari proyek pengerukan irigasi menjadi penyebab banjir.
Hal itulah yang membuat ribuan petani resah. Sebab, mereka khawatir padinya mengalami gagal panen. Apalagi, pada awal Desember lalu banjir juga telah mengakibatkan sekitar 150 ha tanaman padi puso (gagal panen).
Delapan desa yang padinya terendam banjir setinggi satu meter itu di antaranya Desa Cangkring, Plumpang, Bandungrejo, Plandirejo, Magersari, dan Penidon.
"Kami resah, karena tanaman memasuki masa berbuah dan rawan gagal panen," ujar Askuri, petani Desa Bandungrejo, kemarin.
Menurut dia, jika dalam sepekan terakhir banjir tidak segera surut, tanamannya dipastikan mengalami gagal panen.
Di sisi lain, sejumlah infrastruktur di Kota Cirebon mengalami kerusakan akibat diguyur hujan. Kerusakan tersebut antara lain drainase di lima titik, jalan-jalan yang aspalnya mengelupas, satu jembatan yang ambruk, dan tujuh jembatan lainnya kritis.(YK/EM/UL/N-4)

Share |

Advertisement
Advertisement
MORE NEWS»
Jumat, 25 Mei 2012 00:00 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 00:00 WIB
Kamis, 24 Mei 2012 00:01 WIB
Kamis, 24 Mei 2012 00:01 WIB
Rabu, 23 Mei 2012 00:00 WIB
Rabu, 23 Mei 2012 00:00 WIB
Selasa, 22 Mei 2012 00:00 WIB
Selasa, 22 Mei 2012 00:00 WIB
Senin, 21 Mei 2012 00:01 WIB
Senin, 21 Mei 2012 00:00 WIB
Jumat, 18 Mei 2012 00:01 WIB
Jumat, 18 Mei 2012 00:01 WIB


   Index Berita