Antisipasi Peredaran Narkoba, BNP Intai Pilot dan Pramugari di Bali
Penulis : Arnoldus Dhae
Selasa, 07 Februari 2012 14:38 WIB     
komentar
0 Like Dislike 0

DENPASAR--MICOM: Badan Narkotika Provinsi (BNP) Bali memantau pergerakan pilot di Bali. Tak hanya pilot dari maskapai Lion Air, BNP Bali juga memantau pilot dari berbagai maskapai.

"Kami sudah berkoordinasi dengan BNN Pusat untuk memantau pilot-pilot yang berada di kawasan Sanur. Tak hanya pilot Lion Air, tapi juga pilot berbagai maskapai penerbangan lain," kata Kepala BNP Bali Gusti Ketut Kudiartha, saat ditemui usai diskusi yang digelar Bali Tourism Board, Selasa (7/2).

Budiartha tak menampik jika pengintaian yang dilakukan itu lantaran adanya target operasi (TO) yang sudah ditetapkan BNN Pusat. Tak tanggung-tanggung, Budiartha bahkan menduga jika bisa saja pilot-pilot itu menjadi bagian jaringan internasional peredaran narkotika di Indonesia.

Pasalnya, pilot memiliki perlakuan khusus di bandara. Mereka bisa leluasa keluar-masuk tanpa melalui pintu pemeriksaan.

"Mereka spesial keluar-masuk bandara, tak melalui pemeriksaan. Tidak menutup kemungkinan mereka terlibat jaringan narkotika internasional," duga Budiartha.

Tak hanya para pilot, Budiartha juga mengaku mengincar pramugari. Selama ini, sambungnya, pramugari selalu bekerja sama apik dengan pilot.

Tak menutup kemungkinan juga pramugari terlibat dalam hal yang sama. Budiartha mengaku prioritas dï Bali sangat realistis, lantaran Pulau Dewata itu sangat rawan terhadap peredaran narkotika.

"Dalam 2 tahun terakhir, masuknya narkoba ke Bali melalui bandara sangat besar. Ada 30 kasus. 1 kasus hampir melibatkan 8 orang asing. Selama 2 tahun itu juga sekitar 20 kilogram lebih narkoba masuk melalui bandara. Kami menduga ada keterlibatan pilot dan pramugari," tutur Budiartha.

Langkah pencegahan pun disiapkan. Salah satunya, menyiapkan alat tes kesehatan bagi pilot dan pramugari.

"Kami sudah mempersiapkan segala peralatan tes kesehatan bilamana sudah ditangkap di Bali," katanya. (OL/OL-10)







Share |

Advertisement
Advertisement