Terbang Bersama Narkoba
Selasa, 07 Februari 2012 14:04 WIB     
komentar
3 Like Dislike 2

BANGSA ini memang harus memberantas peredaran narkoba. Bahaya narkoba, tidak hanya merusak diri sendiri tapi juga mengancam nyawa banyak orang. Contohnya, Afriyani Susanti. Mengemudi mobil di bawah pengaruh narkoba, ia menabrak dan menewaskan sembilan orang di dekat Tugu Tani Jakarta Pusat.

Belum lama ini, seorang pilot sebuah maskapai penerbangan tertangkap basah mengkonsumsi narkoba di sebuah hotel di Surabaya. Kasus pilot mengkonsumsi narkoba ini memang bukan yang pertama kali. Bahkan di kalangan juru terbang pesawat, narkoba menjadi menu tambahan sebelum berada di kokpit. Alasannya, untuk menambah konsentrasi dan menjaga stamina agar tidak mudah lelah, terutama untuk penerbangan jauh.

Tentu saja, alasan itu tidak masuk akal. Buktinya, Afriyani hilang kemampuan mengemudi dan menewaskan pejalan kaki. Lantas, bagaimana tanggung jawab seorang pilot, jika satu ketika pesawat mengalami kecelakaan akibat sang pilot tengah fly gara-gara "menghirup" narkoba.

Bahaya narkoba memang telah mengancam transportasi publik. Mungkin saja bukan hanya pilot, tetapi mungkin juga masinis kereta api, sopir bis, sopir taksi, maupun tukang ojek yang mengkonsumsi narkoba sebelum "menerbangkan" penumpang. Bagaimana menurut Anda?

Share |

Advertisement
Advertisement
MORE NEWS»
Rabu, 21 Maret 2012 15:01 WIB
Selasa, 13 Maret 2012 16:35 WIB
Kamis, 01 Maret 2012 15:05 WIB
Senin, 20 Februari 2012 16:56 WIB
Selasa, 24 Januari 2012 12:13 WIB
Jumat, 13 Januari 2012 22:18 WIB
Rabu, 04 Januari 2012 11:58 WIB
Senin, 02 Januari 2012 13:37 WIB
Senin, 26 Desember 2011 14:06 WIB
Jumat, 23 Desember 2011 14:55 WIB
Rabu, 14 Desember 2011 22:50 WIB
Rabu, 07 Desember 2011 20:37 WIB


   Index Berita